Cikal Bakal Buku Ajarku

BAB I

Pendahuluan

A. Mengenal Sosiologi Hukum

Sejak lahir ke dunia manusia telah berinteraksi dengan manusia lainnya. Pada awalnya ia mengenal kedua orang tua, saudara-saudara dan akhirnya berinteraksi dengan orang-orang di luar keluarga inti yaitu teman-teman, guru dan lain-lain. Pergaulan antarmanusia itu disatukan dalam satu wadah bernama masyarakat.

Hubungan antarmanusia serta antara manusia dengan masyarakat atau kelompoknya, diatur oleh serangkaian nilai-nilai, kaidah, aturan berperilaku yang lama kelamaan melembaga menjadi pola-pola.[1] Sejak dicitrakan sebagai makhluk social (homo socius), manusia tidak bisa hidup di luar jejaring tatanan, bagaimana dan apa pun bentuknya. Sosialitas menegaskan bahwa manusia itu adalah makhluk berkelompok seperti semut, lebah dan lain-lainnya.[2]

Menurut M. Rehbinder sosiologi hukum merupakan cabang dari kedua ilmu, yaitu ilmu hukum dan ilmu sosiologi.[3] Secara umum, seseorang dapat secara tidak sadar dan dalam batas-batas tertentu dapat mengetahui apa yang sebenarnya menjadi objek atau ruang lingkup dari sosiologi dan ilmu hukum yang merupakan induk dari sosiologi hukum.[4]

Buku ajar sosiologi hukum ini membicarakan hukum dalam konteks sosial. Sosiologi hukum teoritis bermanfaat bagi pengembangan teori-teori sosiologi hukum. Sosiologi hukum praktis digunakan sebagai sarana penunjang bagi praktek atau aplikasi hukum. Rumusan sosiologi hukum menurut pakar sosiologi hukum Indonesia Soerjono Soekanto, adalah; ilmu yang menelaah hubungan timbal balik antara hukum dan masyarakat.

Buku ini menjelaskan tentang bias atau refleksi hukum dalam masyarakat sebagaimana yang dikemukakan oleh Muhammad Abduh. Sebaliknya, bias atau refleksi juga terjadi dari masyarakat ke dalam hukum (social reflection to the law and the law reflection to the social).[5]

NEXT !!!

Rumusan Sosiologi Hukum

Objek dan Manfaat Mempelajari Sosiologi Hukum

Ragam Pemikiran yang Membentuk Sosiologi Hukum

Teori-teori Sosiologi Hukum Kontemporer

Fungsi-fungsi Hukum di Masyarakat

Hukum dalam Konteks Perubahan Sosial



[1] Soerjono Soekanto, Pokok-pokok Sosiologi Hukum, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1988), hlm. 2

[2] Satjipto Rahardjo, Biarkan Hukum Mengalir, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2007), hlm. 7

[3] Muhammad Abduh, Sosiologi Hukum, (Medan: USU Press, 2002), hlm. 2

[4] Ibid.

[5] Saifullah, Refleksi Sosiologi Hukum, (Jakarta: Citramedia, 2008), hlm. 10

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Komentar untuk "Cikal Bakal Buku Ajarku"

  1. asslamu alaikum buk ...ngatur nuwun.sesuatu yang indah kalau kita bisa bersosiologi dengan baik dalam tatanan hukum di indonesia..ditunggu buk postingan ibu berikutnya,..

    BalasHapus
  2. Sdr. D M Pane,
    terima kasih komennya ya..
    maaf saya lama sekali meresponnya.
    yup benar..seringkali kita lalai mengikutsertakan perspektif sosiologi dlm mengritisi fenomena hk yg terjadi.

    BalasHapus
  3. itulah yang diherankan toe buk,.berkoak-koak menyuarakan keadilan,hukum dan sebagainya tapi begitu dikasi satu kursi jabatan,terdiam bak di telan bumi..

    BalasHapus
  4. semua mementingkan urusan dirinya sendiri ya..prihatin melihatnya. sosiologi hukum sebenarnya berusaha meminimalisasi kekakuan cara pandang hukum yang cenderung legalistik formalistis. apa2 dibahas dr sisi yuridis formalnya, sampai terkadang mengesampingkan keadilan sebagai salah satu tujuan hukum itu sendiri. thanks for comment eaa.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel