Dongeng 15: Sial Sebab Dengki

Suatu hari ada dua orang kakak beradik yang tinggal berdua saja pasca kematian orang tua mereka. Masing² bisa hidup sejahtera karena orang tua meninggalkan harta warisan yang berkecukupan.

Akan halnya si kakak, ia tetap melanjutkan hidupnya dengan bekerja keras. Harta yang diperoleh pun semakin berkembang, berbuah dan maju pesat.

Sementara si adik merasa tak perlu bekerja terlalu keras. Ia menghabiskan harta orang tua dengan bersenang-senang. Mabuk²an, berbuat maksiat dan malas²an.

Tidak berapa lama harta orang tua pun habis tak bersisa. Ia malah membuat utang di mana². Sebab tak tahu lagi meminta bantuan ke mana, ia pun mendatangi sang kakak yang semakin kaya raya.

Kakak membayarkan utang²nya asalkan ia berjanji akan bertaubat dan memulai kembali hidup yang baru. Tetapi maksud baik tinggallah maksud baik. Jangankan berhenti dari perbuatan jahat, malah si adik iri hati dan dengki setengah mati melihat kakaknya hidup makmur.

Ia mencari cara untuk melenyapkan si kakak dan berharap dialah yang akan menggantikan posisi dan meraup semua harta benda kakaknya. Ia menyewa pembunuh bayaran untuk mencegat kakak di tengah perjalanan niaganya.

Matanya bersinar penuh kedengkian, laksana apa yang panas membara. Mata yang dengki penglihatan menjadi samar², lemah membedakan mana kakak kandung mana orang lain. Yang ada dalam benaknya hanya harta dan harta.

Dia menemani si pendengki untuk menunjukkan kendaraan dagang kakaknya. Karena melihat dengan mata dengki, aneh, kepalanya menjadi pusing. Ia mengeluhkan sakit kepala yang hebat. Tukang jagal berusaha menenangkan tetapi dia tetap mengaduh-aduh. Si pendengki menjadi sial sebab dengkinya.

Publicdomainvectors



Akhirnya mata si adik buta disebabkan penuh sesak oleh kedengkian. Kendaraan jualan sang kakak pun lewat di hadapan mereka tanpa ada gangguan sedikit pun.

***

Karakter yang ingin ditanamkan:

1. Jauhi sifat iri hati dan dengki. Sebab sikap itu termasuk akhlak tercela.

2. Orang tua memberikan modal yang sama, namun mengapa yang satu mampu meraih kemakmuran sementara yang lain sebaliknya, malah berkubang dosa.

3. Mata yang penuh kedengkian sulit membedakan hal baik dan buruk.


#Day15
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#MembangunKarakterAnakLewatDongeng
#GrabYourImagination

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Komentar untuk "Dongeng 15: Sial Sebab Dengki"

  1. numpang promote ya min ^^
    Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan ?? Ayo Gabung dengan Situs RESMI POKER ONLINE TERPERCAYA di www.fanspoker.com
    Deposit dan Penarikan Dana Hanya 1 Menit (selama bank online) BANK BCA, Mandiri, BNI, BRI dan DANAMON Minimal Deposit & Withdraw 10 rb
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel