Dongeng 5: Perjuangan Si Ulat Pucuk

"Pucuk... Pucuk...!" sorak Piko bersama teman²nya. Kepayahan ulat² daun mendaki puncak teratas tanaman teh ini.

Mereka berlomba mendaki bagian daun yang paling ujung untuk dapat merasakan nikmatnya daun teh yang paling muda.

Jangan dikira gampang menuju puncak. Persaingan sesama ulat cukup tinggi. Ranting pohon teh yang lemah membuat deg²an para ulat takut terjatuh. Belum lagi jika angin berhembus kencang. Bisa² terlempar bersama tangkai teh yang patah.

Namun Piko, Miko dan teman² ulatnya pantang menyerah. Mereka tetap yakin akan sampai di ujung. Lebih keras lagi mereka bersorak bersama-sama, "Pucuk... Pucuk..." Meski sesama rival mereka tetap saling menyemangati.


Sumber gambar: Picgifts


***

Ririn: "Pingin ngerasain jadi ulat, Mi... Hehe"
Umi: "Hmm, bisa gak ya... Mudah²an bisa Rin, dalam mimpi."

Lesson learned: jangan mudah patah, Anakku, maju terus pantang mundur. Untuk meraih sukses jangan malas bekerja keras. Jika gagal cobalah terus, tiru semangat berjuang si ulat pucuk dan teman²nya. Selamat hari pertama sekolah yaa.

Disclaimer: bukan sedang ikutan campaign Teh P*cuk Harum yaa

Beberapa waktu terakhir ini blog saya gak ada gambar ilustrasinya. Karena smartphone yang biasa saya gunakan untuk ngeblog, sepertinya sudah kepenuhan memorinya. Gak bisa donlot foto. Mungkin coba blogging dari laptop aja yaa.

#Day5
#Level10
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination
#MembangunKarakterAnakLewatDongeng
#Day177
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Berlangganan update artikel terbaru via email:

13 Komentar untuk "Dongeng 5: Perjuangan Si Ulat Pucuk"

  1. Pantang menyerah. Tetap semangat yey!

    BalasHapus
  2. Kalo ulat aja gak pantang menyerah, apalagi kita ya.. harus itu..

    Tapi kadang manusia suka lupa kak..
    hehehe, thanks reminding nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dongeng utk Ririn tuh, si anak ketiga, hr pertama sekolah kok males²an hehe. Dah kelamaam liburan keknya

      Hapus
  3. Anak saya klo di dongengin, suka nyambung bikin cerita sendiri..
    Saya yg tidur dengernya..

    Klo anak tidur krn kita dongengin, itu artinya dongeng kita membosankan kah?
    Hihihiji..

    Apalahh komen awak ni.. Maap klo ngelantur

    BalasHapus
  4. Anaknya kreatif ya Mom. Gpp asyik jg kann dongeng kayak cerbung, sambung menyambung hehe. Thanks for comment yaa

    BalasHapus
  5. Pantang menyerah, saling menyemangati ya mbak...

    BalasHapus
  6. Xixixi.. lucu imagenya kak. Ya ulat saja pantang menyerah untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Kita juga sebagai manusia wajib donk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Indeed, Dear... We are the best creature and khalifah on earth

      Hapus
  7. Cocok diceritakan sma keponakan 😁👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl terlalu pendek, tambah²in lagii.. 😉😉

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel