Dongeng 6: Kisah Tiga Kambing Qurban

Prolog: Dongeng ini legendaris bagi 3R (Rara, Ririn dan Royyan). Saat mereka masih bertiga. Lama sebelum Rausyan lahir. Waktu itu Bang Royyan yang kini di pesantren masih belum sekolah. Kak Rara juga masih TK. Ririn masih batita. Anak² tidak bisa tidur kalau Umi atau ayahnya belum mendongeng.


Sumber gambar: Youtube

Di suatu peternakan hiduplah puluhan kambing. Termasuk di antaranya tiga ekor kambing yang diberi label, Kambing 1, Kambing 2 dan Kambing 3.

(Sampai di sini Royyan si anak nomor dua sudah nyeletuk, "Ah, pasti cerita tentang kami bertiga."

"Psst, diam dulu, Dek... Dengarkan Umi dulu..." Sela Kak Rara, yang menyimak serius).

Tiga ekor kambing ini lucu², ke mana² selalu bertiga. Bermain di padang rumput, lompat², seruduk²an sampai membuat lelah anak gembala.

Satu hari pemilik peternakan membawa seseorang dari kota. Tampak mobil pick up nya parkir di halaman. Kelihatannya mereka membicarakan sesuatu. Tamu tersebut mengeluarkan beberapa ikat uang kertas kepada Pak Peternak.

(Royyan mulai gelisah, "Mi... Kambingnya gak disembelih kaannn")

Wkwk, saya tak sanggup menahan tawa. Belum² ending cerita sudah ditebak.

"Pssst...!" Ulang Kak Rara. Ririn selow sambil tetap memeluk Umi. Entah Ririn mengerti atau tidak waktu itu.

Bapak pembeli kambing ternyata memilih tiga ekor kambing lucu untuk dibawa pergi. Kambing 1 asyik² saja. Kambing 2 agak susah untuk digiring ke atas pick up. Sementara Kambing 3 pasrah saja digendong anak gembala, dinaikkan ke atas mobil.

"Kann.. betulll... Gak mau dengar lanjutan ceritanyaa... Ganti dongeng ah Mi..." Royyan menutup telinganya.

Di seberang kasur Ayah tertawa.

Tiga kambing itu memang dikurbankan. Tapi tahu tidak kalau ruhnya melayang ke surga. Ke tempat yang indah, semuanya tersedia, semua kambing pasti ingin ke sana.
Bahkan yang lebih menggembirakannya lagi, mereka dipertemukan dengan ruh ayah dan ibunya.

Raut wajah Royyan berubah, matanya membesar, ada gurat senyum di bibirnya. "Di surga padang rumputnya lebih luas, hijau dan segar ya, Mi?" Tanyanya tak sabar.

"Wah, jangan ditanya lagi, seluruh keinginan semua makhluk hidup ada di sana." Jelas saya.

Tiga kambing itu beruntung, dijadikan hewan kurban, dimuliakan dengan bismillah. Ruhnya tersenyum, mereka bermain-main di surga yang kekal.

"Yeaay... Gitu dong Mi... Kalau ceritanya membahagiakan, Abang suka..." Sorak Royyan senang.

Akhirnya 3R tertidur pulas sehabis mendengarkan dongeng idul adha mereka. Sampai mereka besar, tiap tahun dongeng itu selalu saya perdengarkan. Berharap kelak mereka menjadi para perindu surga. Mudah untuk berkurban dan memahami makna berkurban, mengikuti jejak Nabi Ibrahim AS.

#Day6
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#MembangunKarakterAnakLewatDongeng
#GrabYourImagination
#Day178
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "Dongeng 6: Kisah Tiga Kambing Qurban"

  1. Melihat gambar Shaun the sheep jadi teringat animasi anak-anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe... Iya Mbak... Cari image kambing yg lucu

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel