Dongeng 8: Semut Angkrang

Di suatu taman tak terurus tinggallah sekeluarga semut rangrang yang bernama Keluarga Angkrang. Ada ayah Angkrang, ibu Angkrang, Kakak Angkrang, abang dan adik Angkrang.

Mereka hidup bahagia dengan keluarga semut lainnya di pohon yang tinggi dan berdaun rimbun. Sampai pada suatu hari Abang Angkrang ingin berpisah dari koloninya. Ia ingin hidup sendiri, merasa bosan dengan keramaian di masyarakat semut.

"Hidup jauh dari pohon ini gak enak lohh, Sayang. Ibu takut Abang ntar nangis, kangen kami," bujuk Ibu Angkrang.

"Abang bosan mainnya sama semut terus. Pingin ketemu sama hewan lain." Jawab si abang, ketus.

"Ah, sudah... Biarkan saja dia pergi. Semut laki² harus kuat dan survive di luar sana. Tapi ingat ya, apapun yang terjadi, jangan cengeng, tak usah mengeluh." Tantang Ayah Angkrang.

Semut Angkrang muda itu pun pergi keluar dari sarangnya. Dalam hati ia bersorak, Yesss! Akhirnya aku bisa keluar sendirian. Meninggalkan kawanan rangrang yang sukanya ramai itu.

Namun baru beberapa meter meninggalkan pohon tercinta. Tiba² di hadapannya ada unggas yang sering dijadikan manusia fried chicken. Siap mengarahkan paruhnya ke tubuh mini semut.

Spontan saja semut Angkrang berlari sekencang yang ia bisa. Hosh..hoss..hosss napasnya ngos²an menyelamatkan diri. Untunglah tak jauh lagi ada koloni semut sedang bergotong royong memanggul makanan. Dengan taktik mereka, hari ini ayam gagal menjadikan semut mangsanya. Ayam malah berbalik arah, berlari karena kakinya kesemutan. Fyuhh, Alhamdulillah semut jadi lega sebab telah selamat.


Sumber gambar: Vectorstock

***

Ririn termangu mendengarkan dongeng. Katanya, semut itu harus sadar kalau dia memang semut. Biasa ke mana² bareng keluarga dan teman²nya. Gak perlu sok memisahkan diri dan merasa jagoan. Karena semut adalah semut.


#Day8
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#MembangunKarakterAnakLewatDongeng
#GrabYourImagination
#Day180
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Dongeng 8: Semut Angkrang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel