99 Inspirasi Harian: Meraup Teladan Dari Lelaki Seribu Janda (23)

Beberapa waktu lalu saya membaca postingan mengenai Irul Mustafa, pria yang menjuluki dirinya Lelaki 1000 Janda. Bahkan ia memakai baju kaos bertuliskan hashtag yang sama #Lelaki1000Janda. Setengah detik pertama orang yang belum tahu, mendengar tentangnya, mungkin akan berpikir negatif, wah apalagi nih. Tapi lihat dulu tagline-nya, menafkahi tak harus menikahi.

Sumber gambar: Dream


Lelaki kelahiran Jakarta ini berburu janda se-Jadebotabek. Diutamakan janda berusia 50 tahun ke atas dan hidup dalam keadaan serba kekurangan. Roel, panggilannya, membawakan sembako dan menemani janda-janda lansia itu bercerita, bercanda bersama. Tak harus membawa materi, mendengarkan nostalgia saat mereka masih muda, utuh sebagai satu keluarga terkadang sudah membahagiakan mereka. Seringkali Roel menangis mendengarkan kisah pilu tentang kerinduan seorang janda 60-an tahun yang mendambakan kedatangan anak-anak yang telah lama tak menengoknya.

Roel teringat almarhumah ibunya. Apa yang dilakukannya terinspirasi dari ibunya. Sebagai wujud kasih sayang dan kangen pada sang ibu. Melihat nasib para janda renta ini, ia berempati betapa sedihnya jika di masa tua dan tak berdaya, sebatang kara karena telah ditinggal meninggal sang suami. Ditambah harus mencari nafkah sendirian. Terkadang masih menanggung anak atau cucu yang ditelantarkan bersama dengannya. Penghasilan para janda tua itu tak jarang Rp. 10 ribu per hari, itu pun dengan mengandalkan sisa-sisa tenaga yang tak seberapa lagi.

Maka dengan penghasilannya dari warung steak di kawasan Jakarta, bersama dengan donasi teman-teman relawannya, ia berusaha menafkahi janda-janda itu. Kurang lebih Rp. 5-10 juta ia alokasikan untuk membelikan sembako untuk para janda. Saat ini masih 300 orang janda yang disantuninya. Banyak yang ikut terpanggil mendukung niat mulianya. Termasuk istrinya sendiri. Bahkan istri Roel merekomendasikan janda yang perlu dibantu.

Tak hanya memberikan "ikan", kepada janda yang masih potensial melakukan kegiatan ekonomi, Roel mengusahakan "kail" untuk mereka. Contohnya pada Bu Deli. Janda ini hidup bersama anaknya terlunta-lunta tidur di lapak pemulung. Roel mengontrakkan rumah untuk mereka. Pertimbangannya, lingkungan pemulung yang banyak lelaki amat tidak kondusif untuk anaknya, khawatir menjadi korban pelecehan seksual.

Bu Deli bercerita bahwa mereka korban gempa Padang 2009. Suaminya meninggal dan mereka berharap dapat hidup lebih baik di Jakarta. Ibu ini pandai memasak sate. Roel membuatkan mereka gerobak dan dalam tempo empat bulan sudah bisa punya dua gerobak. Mereka bisa hidup mandiri bahkan sekarang menitipkan sedekah lewat Roel. Itu hanya satu cerita janda yang berhasil diberdayakannya. Ada cerita janda pemungut keong, pemulung dan masih banyak lagi.

Ada yang bertanya mengapa tak mengajukan donasi ke lembaga-lembaga, lembaga zakat, misalnya. Roel beralasan, gerakannya ini gerakan pribadi. Jika ada yang mau menyumbang 100 atau 200 ribu pun diterimanya. Dia tak ingin repot membuat laporan pertanggungjawaban dari institusi penyandang dana.

Ah, Roel sungguh mulia gerakanmu. Tanpa surat tugas dari institusi manapun, kau turun ke lapangan. Melakukan apa yang biasa kami, para akademisi sebut dengan pengabdian masyarakat. Bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kau tak perlu menghitung-hitung angka kredit yang bakal diperoleh dari kegiatan itu. Tidak perlu pula meminta para janda tua itu menandatangani (atau cap jempol?) lembar daftar janda penerima sembakomu.

Tak ada minimal dua mitra yang diharuskan membuat surat pernyataan bersedia bekerjasama denganmu, mesti dilengkapi foto-foto di lokasi dan tanda tangan di atas materai 6000 pula. Kau melakukan semuanya tanpa proposal pengabdian masyarakat. Karena kau yakin semua yang kau perbuat insentifnya langsung berasal dari Ar Razzaq, Sang Maha Pemberi Rezeki. Lelaki 1000 Janda, terima kasih telah menginspirasi, kami meraup teladan dari gerakanmu.

Salam literasi

#Day23
#99InspirasiHarian
#MeraupTeladanDariLelakiSeribuJanda
#MyBook
#Day170
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Berlangganan update artikel terbaru via email:

17 Komentar untuk "99 Inspirasi Harian: Meraup Teladan Dari Lelaki Seribu Janda (23)"

  1. Yes kak, sering lihat postingan tentang bang irul ini, sebenarnya banyak juga di masyarakat seperti ini,
    terkadang mereka memilih senyap tanpa media yang memberitakan.
    Semoga Allah berkahi semuanya. Usaha mereka, dan juga amalan mereka . Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya... Tp bagus jg diblow up agar jd inspirasi bagi banyak org. Jgn bisanya cuma menikahi dg alasan menafkahi, gak taunya janda kembang, wkwk

      Hapus
  2. Semoga semakin banyak orang-orang seperti pak roel ini. Dari pada selalu ributin politik mulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Bg, jelas karya nyatanya ya kann

      Hapus
  3. Ahh sungguh mengharukan..
    Tangan kanan memberi, tangan kiri tak perlu tau...
    Semoga bang irul ini selalu amanah dan istiqomah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, doa yg baik insyaallah diijabah Allah SWT

      Hapus
  4. Mantap sekali. Semoga kelak kita jg ringan tangan untuk bersedekah ya kak.

    BalasHapus
  5. Mudah2 nanti tumbuh jg ide dan aksi seperti ini di medan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yaa Bu Ketua... Berpahala banget tuh menolong janda² tua dan miskin

      Hapus
  6. Cerita bapak ini sungguh menginspirasi ya, semoga semakin banyak irul-irul lainnya yg peduli dengan nasib para janda juga anak yatim piatu

    BalasHapus
  7. MasyaAllah.. bener kk menafkahi tak mesti menikahi. Inspiratif ceritanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, justru kelihatan ikhlasnya ya kan.

      Hapus
  8. MasyaAllah... Jadi malu ama sedekahnya pak iroel ini. Semoga kita bisa mengikuti.

    BalasHapus
  9. numpang promote ya min ^^
    Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan ?? Ayo Gabung dengan Situs RESMI POKER ONLINE TERPERCAYA di www.fanspoker.com
    Deposit dan Penarikan Dana Hanya 1 Menit (selama bank online) BANK BCA, Mandiri, BNI, BRI dan DANAMON Minimal Deposit & Withdraw 10 rb
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel