Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

99 Inspirasi Harian: Ayah Daring VS Ayah Luring (7)

Ayah daring yang sekarang luring

Apa itu daring, apa itu luring. Baiklah saya bantu jelaskan ya bagi yang belum tahu. Daring itu online, luring itu offline. Meski terdengar aneh bin tak biasa, suka tidak suka, itulah bahasa kita, bahasa Indonesia. Masih ingat Sumpah Pemuda 1928 kan.

Ayah daring berarti ayah online dan ayah luring adalah ayah offline. Di coretan singkat ini yang saya maksudkan ayah daring itu, ayah yang karena sesuatu hal untuk sementara waktu berhalangan hadir secara fisik di tengah keluarganya. Istri dan anak-anaknya. Misalnya sedang bekerja di luar kota. Ayah luring, ayah yang ada secara fisik, berdekatan dengan keluarganya. Tinggal seatap bisa selalu bertatap muka dengan anak-anaknya.

Untuk mengefektifkan komunikasi dengan keluarga, maka digunakanlah sambungan telepon atau internet antara ayah dan anak-anaknya. Teknologi komunikasi dan informasi semakin canggih, ayah dan anak-anaknya bisa video call-an (dahulu masih skype).

Anak mengerjakan PR Matematika bisa didampingi ayah daring. Memastikan anak-anaknya sudah makan malam, mengaji iqra', minum obat (jikalau sakit) dan bercengkerama bersama si bayi. Semuanya juga bisa dilakukan layaknya ayah luring.

Nah, bagi teman-teman yang suaminya berstatus ayah luring, suaminya jangan mau kalah dong dengan ayah daring. Jangan sampai kedekatan fisik dan keleluasaan bersenda gurau secara langsung, tidak dimanfaatkan. Ayah luring malah asik sendiri dengan gawainya, tontonannya atau korannya.

Kalau sudah demikian jika disuruh memilih, ingin ayah daring ataukah ayah luring, anak-anak pasti inginnya ayah luring yang selalu bisa mendampingi mereka bermain, berkreasi dan kegiatan seru lainnya. Lho, ekspektasi ini namanya. Hehe.

Main pasir bareng anak


#Day6
#99InspirasiHarian
#AyahDaringVSAyahLuring
#Mybook
#Day154
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Posting Komentar untuk "99 Inspirasi Harian: Ayah Daring VS Ayah Luring (7)"