Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

Memiliki tabungan pendidikan untuk anak adalah salah satu kewajiban orang tua. Anak tidak akan terus-menerus tinggal bersama ayah dan ibunya. Masa berganti, waktu berputar, orang tua menua dan pada akhirnya akan meninggal dunia, lalu bagaimana dengan nasib anak-anaknya jika tidak dibekali pendidikan yang cukup.

Menyiapkan Tabungan Si Kecil

Tabungan pendidikan anak adalah tabungan yang khusus direncanakan untuk keperluan pendidikan anak di masa yang akan datang. Sudah menjadi hal yang lazim kita rasakan bahwa setiap tahunnya biaya pendidikan akan naik setidaknya 10%. Sementara Upah Minimum Provinsi hanya naik sekitar 8 sd. 9%.

Lalu bagaimana cara orang tua memenuhi kebutuhan pendidikan anak yang pasti akan sangat besar di waktu mendatang. Belum lagi kalau anaknya lebih dari satu, kalau banyak, tentunya akan membawa masalah tersendiri dan bikin pusing kepala.

Eitt, tenang dulu... pusing bagi orang tua yang tidak punya perencanaan terhadap pendidikan anaknya. Kalau yang punya persiapan, insyaallah tidak akan pusing kok, karena jauh-jauh hari telah berusaha merencanakan tabungan pendidikan anak.

Perbedaan Tabungan Pendidikan Anak dengan Asuransi Pendidikan Anak


Membahas tentang pendidikan anak kita kerap dihadapkan pada dua opsi produk perencanaan keuangan. Pertama, tabungan pendidikan anak, dan yang kedua asuransi pendidikan anak. Sebagaimana tabungan pada umumnya, tabungan pendidikan anak merupakan tempat untuk menyisihkan uang. Hanya saja tabungan pendidikan anak memiliki asuransi jiwa di dalamnya sementara tabungan biasa tidak ada.

Tabungan pendidikan anak cocok untuk tujuan menabung jangka pendek, misalnya 2 hingga 5 tahun. Sementara jika dibandingkan dengan asuransi pendidikan anak, pada dasarnya kita berinvestasi yang nilainya bisa naik dan turun sesuai dengan produk investasi yang ada dalam portofolio asuransi pendidikan tersebut. Sehingga asuransi pendidikan lebih cocok untuk tabungan pendidikan jangka panjang, misalnya lebih dari sepuluh tahun.


HSBC

Hal-hal yang harus dilakukan terkait mempersiapkan tabungan pendidikan anak:

Menentukan sekolah anak

Sebelum mengkalkulasi besaran biaya tabungan pendidikan anak, sebaiknya orang tua memiliki gambaran mengenai rencana sekolah yang tepat bagi anak. Sekolah negeri, swasta, bercorak agama, berasrama dan sebagainya.

Hal ini berhubungan dengan biaya yang akan dikeluarkan saat mendaftar ke sekolah tersebut. Uang pembangunan, SPP, uang laboratorium, ekskul, dan lain-lain. Belum lagi perlunya menambah kursus keterampilan di luar sekolah seperti robotik, bahasa asing, piano, balet dan beraneka ragam les tambahan lainnya. Terkadang biaya kursus tambahan malah lebih besar dibandingkan uang sekolah itu sendiri. Jangan heran, hal itu biasa di zaman sekarang.

Buat perhitungan sendiri berdasarkan informasi yang dikumpulkan

Setelah sekolah yang diinginkan diperoleh, cari tahu semua informasi terkait besaran biaya jika anak Anda bersekolah di sana. Bisa didapatkan melalui situs resmi sekolah, contact person sekolah atau brosur yang Anda baca ketika survei ke sekolah.

Buat hitung-hitungan sendiri mengenai seluruh biaya dari awal sampai akhir kelulusan sekolah. Tentunya Anda harus mengingat kenaikan 10% di setiap tahunnya. Tambahkan saja prediksi sekian hingga diperoleh total jumlah biaya anak selama bersekolah di sana.

Masukkan Biaya Tambahan Lainnya

Anak sekolah pasti membutuhkan perlengkapan dan peralatan sekolahnya. Seperti seragam sekolah beberapa helai, sepatu, tas, alat tulis dan segala pernak-pernik lainnya terkait keperluan sekolah. Lebih baik pusing menghitung sekarang daripada di masa yang akan datang kaget melihat angka yang besar sekali sebab tidak diperkirakan sebelumnya.

Menyisihkan Dana Secara Khusus untuk Tabungan Pendidikan Anak

Saat gajian sebaiknya langsung sisihkan dana kurang lebih 20% khusus untuk tabungan pendidikan anak. Sehingga jika telah terbentuk kebiasaan menabung yang diniatkan sungguh-sungguh "buat bayar kuliah anak" misalnya, maka saat anak akan masuk menjejak level pendidikan tinggi, dana sudah terkumpul sesuai dengan harapan.

Bagaimana kalau masih kurang? Jika masih kurang itu biasa, tentunya akan ada skema alternatif lainnya demi tetap berlangsungnya pendidikan anak. Berbeda jika tidak dipersiapkan sama sekali. Apa yang mau ditambah? Maka menjadi penting dari anak berusia dini, orang tua memikirkan tabungan pendidikan anak.

Merencanakan Tabungan Pendidikan Anak Bersama HSBC

Merencanakan tabungan pendidikan anak di HSBC memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut:
  1. Anda akan dibantu menyusun portofolio sesuai dengan kebutuhan dalam mempersiapkan pendidikan anak.
  2. Didukung dengan perencanaan finansial yang mapan.
  3. Tidak perlu khawatir sebab HSBC memiliki sistem yang baik dalam men-support Anda mempersiapkan tabungan pendidikan terbaik bagi buah hati tercinta.
Salam,


Referensi:

https://www.hsbc.co.id/1/PA_esf-ca-app-content/content/indonesia/personal/offers/news-and-lifestyle/files/articles/html/201906/strategi-jitu-menyiapkan-dana-pendidikan-anak.html

Gambar ilustrasi: diolah sendiri menggunakan Canva







Berlangganan update artikel terbaru via email:

31 Responses to "Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak"

  1. Bener banget ini
    Biaya pendidikan yang makin mahal membuat kita harus pinter-pinter menyiapkan tabungan agar kelak bisa menyekolahkan anak di tempat terbaik
    Makasi remindernya mbak, jadi makin semangat nabung nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip iya Mbak Putu... kl telat ntar pusing sendiri di masa depan

      Delete
  2. Menabung sedari dini meang perlu karena investasi untuk pendidikan tidak murah dan makan biaya yg besar. Menarik nih nabung dan asuransi. Salam #optimasitwitter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pilih yang mana nih Mba Bayu... nabung atau asuransi hehe

      Delete
  3. Wah begitu ya kalau jadi orangtua hehe. Udah harus lebih kerja keras u/mempersiapkan pendidikan u/ buah hati. Aku masih menikmati kesendirian kak wkwkwkk. Tapi sangat tercerahkan untuk next time.

    ReplyDelete
  4. Penting banget nih emang merencanakan pendidikan anak. Ngintip2 di josuka ada beberapa rincian pendidikan untuk beberapa taun ke depan uda bikin keder. Semangat menabunggg.

    ReplyDelete
  5. Berarti HSBC menyediakan tabungan pendidikan untuk jangka pendek ya kak Mia. Bagus juga karena terkadang kita butuh uang besar untuk anak ketika tamat SMP atau SMA.

    ReplyDelete
  6. Baru tau sy mba beda tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan..baca artikel ini jadi tercerahkan hehe..mksh infonya..

    ReplyDelete
  7. Betul mbak, ada baiknya mempersiapkan tabungan untuk pendidikan anak sedini mungkin agar kelak kita tidak ketar-ketir dalam menyuplai biaya sekolah anak-anak.

    ReplyDelete
  8. Ini PR saya banget mbak. tabungan pendidikan anak. hiks. kalau pas ganti sekolah gini baru terasa. si mbarep masuk SMK, si tengah masuk SMP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Allah jadi keinget, apalagi aku ya Mba Susi.. hihihi anak 5 berenten begini. Nanti kalo si nomer 1 naik SMP, si nomer 4 baru masuk SD, eh yang nomer 5 masuk TK.
      Jadi mumpung ada beberapa tahun lagi musti bikin dari sekarang.

      Delete
  9. Penting banget punya tabungan untuk pendidikan anak. Apalagi sekarang biaya masuk sekolah pada mahal mahal banget. Ngga berasa jual tanah keknya huhuuu. Thanks for sharing mbaa. Aku jadi punya keinginan untuk nabung tiap bulan aja.. Gausa nunggu banyak

    ReplyDelete
  10. Tabungan pendidikan anak saya masih sepakat yah. Tapi kalau untuk asuransi, sepertinya masih ada pilihan lain. Yang sama2 bernilai investasi

    ReplyDelete
  11. Yup sepakat...penting utk menyisihkan penghasilan kita 20 persennya untuk pendidikan anak. Biar masa depan mereka terjamin

    ReplyDelete
  12. Biaya pendidikan semakin mahal (meskipun pemerintah selalu memiliki subsisi hingga pembebasan biaya) tetapi tetap saja biaya nya tinggi. Tabungan ini memamg wajib dimilili oleh setiap orang tua.

    ReplyDelete
  13. Saya juga sudah mulai dari tahun 2019. Telat sih, harusnya dari hamil ya. Tp nggak apa apa lah daripada nggak sama sekali. Dana pendidikan anak itu emang penting banget. Sedari dini disisihkan sedikit demi sedikit jadi ga terasa berat banget.

    ReplyDelete
  14. Tempo hari saya sudah berhenti membayar premi asuransi pendidikan anak. Dan memang benar, asuransi bukan menabung. Makanya saya mengalihkan uang premi itu ke tabungan, yang kapan saja bisa saya ambil.

    ReplyDelete
  15. Dulu waktu anak-anak masih kecil, saya nabung untuk pendidikan mereka dengan emas.
    Mulai dari setengah gram dan seterusnya, tergantung dana. Alhamdulillah sangat menolong

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillah sudah ready buat Kakak Mae. Nah buat si kembar nih yg masih belum ada. Wkwkwk. Semoga lancar rezeki kita semua yaa Uni Mia.

    ReplyDelete
  17. wah kalo liat biaya pendidikan anak jaman now udah selangit deh emang. Bener mbak, makanya perlu direncanakan mulai sekarang. Biaya les juga gak murah, apalagi entar rencananya anakku mau aku lesin musik lagi. Jadii kepo nih dengan HSBC dalam plan keuangan pendidikan anak :) Semoga kita sebagai ortu bisa mengantarkan anak-anak melalui jenjang pendidikan di tempat terbaik, sebisa ortu ya mbak :)

    ReplyDelete
  18. ini artikel aku banget. karena aku lagi mempersiapkan dana pendidikan anak yang mau sd. tahun depan adiknya masuk TK.kalau tidak disiapkan dari sekarang bisa berabe.

    ReplyDelete
  19. tabungan pendidikan anak itu jangka pendek ya mbak, noted. selama in aku baru nabung pake LM mbak buat tabungan pendidikan anak hehe

    ReplyDelete
  20. Biaya pendidikan memang penting dan tak terduga lonjakannya ya kak Mia. Sebagai orangtua yang memiliki anak yang lumayan, kami pun terfikir kan juga cara saving dana pendidikan buat anak-anak.

    Jadi ingat betapa ibunya seorang ulama besar pun berinvestasi besar dalam hal biaya pendidikan ke anaknya hingga habis harta yang ditinggalkan suaminya. Sebab, hanya ilmu harta yang tak bisa dicuri, tapi bisa mengalir

    ReplyDelete
  21. abis ngumpulin biaya buat nikah, buat punya anak, punya rumah, sekolah anak, hidup memang harus selalu berkembang ya kak mia, bismillah aja pasti bisaaa 😂🙏🏻 brrti ini kita lgsg ke hsbc nya trs mnta tolong bukain tabungan pendidikan anak gitu ya kak

    ReplyDelete
  22. Investasi biaya pendidikan memang keharusan 👏 dan sebaiknya harus dirincikan ya kan kk, ini masih PR kami juga lah kk

    ReplyDelete
  23. Setidaknya kita sebagai ortu, mencari tahu terlebih dahulu ya kebutihan terkait pendidikan anak-anak kita, sehingga kita mendapatkan gambaran dana yang akan kita tabung..

    Lebih baik mempersiapkan sedini mungkin tabungan untuk pendidikan anak-anak kita..🙂

    ReplyDelete
  24. Bener banget kak, tabungan pendidikan anak harus dipersiapkan sedari dini agar bisa dimanfaatkan dengan baik ketika ia dewasa nanti. Kalau perlu sedari ia masih di dalam kandungan ibunya :)

    ReplyDelete
  25. Menyiapkan dana pendidikan memang harus ya kak, jadi gak kelabakan pas masanya datang. 👍😀

    ReplyDelete
  26. Pendidikan anak adalh satu satu yang terpenting bagi dyah dan suami. Makanya sejak awal menikah kami sebisa mungkin mempersiapkan tabungan untuk dana sekolahnya. Maklum, sekarang sekolah lumayan mehong.

    ReplyDelete
  27. Menabung di awal bulan gajian itu adalah kunci ya kak... Mindset di sekitar aku, menabung tuh masih di sisa duit akhir bulan, yang akhirnya malah ngga ada sisa seringnya.

    ReplyDelete
  28. Nih bagi yang belum punya anak juga bisa menerapkan langkah ini, nanti setelah menikah sudah siap dengan segala biaya sekolah. Apalagi biaya sekolah naik terus, gak kenal strata dan status. Bagi yang sudah menikah juga perlu nerapin hal yang sama. Semoga anak-anak kita semua bisa lebih sukses daripada orang tuanya, aaaamiiiin...

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan komentar yang santun. Sebab bisa jadi Anda dinilai dari komentar yang Anda ketikkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel