Belajar Terus

Hujan terus menerus mengucur ke bumi tadi malam. Tak sekadar membasahi bahkan membanjiri sebagian kota Medan, termasuk area pemukiman kami. Biasanya jika hujan sederas apapun di luar, kami tetap melanjutkan tidur dengan nyamannya.

Namun khusus semalam saluran pembuangan di halaman belakang dapur tampaknya sudah tak sanggup lagi menahan debit air yang mencurah. Akhirnya sedikit demi sedikit menggenangi dapur dan terus bergerak sampai ke depan.

Rausyan masih terlena dengan tidur nyenyaknya. Tidak mengerti tentang apa yang terjadi. Namun sebelum tidur saya sudah menyampaikan padanya bahwa ia pipis dulu. Meski masih memakai diaper, tetap senantiasa saya tawarkan berkemih di kamar mandi. Tujuannya untuk membiasakan telinganya mendengar kata pipis. Membuat biasa aktivitas membuka dan mengenakan kembali celananya.

Tentunya melatih kemandirian anak usia setahun tidak semudah sim salabim langsung jadi. Perlu proses yang istiqomah, komitmen dan konsistensi ibu mengajarinya. InsyaAllah walaupun dalam keadaan banjir, tetap mengondisikan Rausyan belajar terus.

Salam ibu profesional

#Harike-6
#Gamelevel2
#Tantangan10hari
#Kuliahbundasayang
#Institutibuprofesional
#Melatihkemandirian

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Belajar Terus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel