Day 18 (Tantangan Langsing 25 Hari)


Sumber gambar: Shutterstock

Day 18 saya semakin terbiasa dengan kopi tanpa gula. Meminumnya laksana menikmati air putih saja.

Biasanya kalau kopi dengan gula satu sendok, saya meneguknya sesekali. Namun cara minum kopi pahit, saya tunggu agak dingin dan sruput seperti air putih.

Saya senang sekali memulai memiliki kebiasaan mengurangi gula ini. No sugar diet merupakan salah satu resolusi hidup sehat saya di tahun 2019.

Kelebihan gula di dalam tubuh dapat memicu munculnya obesitas, penyakit kolestrol, hipertensi, dan juga kanker.

Menurut dr. John Fuhrman, penulis The End of Dieting yang dimuat di Daily Burn, konsumsi gula berlebih sama bahayanya dengan merokok.

Dimulai dengan minum tanpa rasa manis, kita bisa kok menjalani hari yang ceria tanpa yang manis-manis, hehe.

Mengurangi asupan gula dan karbohidrat malah bisa memengaruhi suasana hati. Jika terlalu banyak, maka mood menjadi kurang bahagia.

Saat mengonsumsi yang berasa manis, terjadi pelepasan hormon dopamin, rasa senang meledak-ledak. Namun hal itu tidak berlangsung lama, tubuh akan menuntut asupan rasa manis kembali secara terus menerus.

Jika tidak makan atau minum gula lebih banyak lagi, maka kebalikannya muncul perubahan mood, agresif, mudah marah bahkan depresi.

Untuk itu lebih baik membiasakan diri mengonsumsi makanan kaya serat. Selain menghindarkan diri dari jungkir balik perubahan mood yang demikian cepatnya, makanan yang baik dapat membuat pikiran menjadi lebih baik.

Ingatan lebih cespleng, dan tentunya tubuh menjadi lebih fit.


#Day68
#SehariSatuTulisan
#KLIP

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "Day 18 (Tantangan Langsing 25 Hari)"

  1. Keren euy,, jadi sangat ikutan diet mbak

    BalasHapus
  2. Makasih, Mbak Dian. Kuy, diet.... Semangatt
    Bismillah
    Thanks for comment yaa

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel