Eksmud Life, Workaholic dan Cinlok

Membaca novel Resign! memberikan semacam refreshing bagi saya. Berawal dari chit-chat teman-teman di salah satu grup literasi yang saya ikuti, mereka berlomba-lomba menuntaskan novel best seller pertengahan tahun ini.

Resign! bercerita tentang para eksmud (eksekutif muda) sebuah perusahaan konsultan bisnis yang berlokasi di ibukota. Berkompetisi siapa di antara mereka yang paling dahulu resign dari perusahaan itu dan yang nantinya paling terakhir mengundurkan diri akan diberi hukuman wajib menraktir Geng The Cungpret - (Kacung Kampret) demikian mereka menamakan dirinya- makan di resto mewah yang sudah disepakati. Yang bill-nya sekali makan itu bisa menghabiskan satu bulan gaji, wkwk.

Mengapa mereka sampai berniat "cabut" dari kantor yang notabene sudah memberikan gaji plus bonus dengan jumlah yang relatif besar? Kendati masing-masing memiliki alasan spesifik, namun mereka disatukan oleh kesepahaman bahwa suasana tidak mengenakkan yang diciptakan si bos harus diakhiri. Mereka tidak mau terus-terusan jadi kacungnya si bos.

Anehnya, setiap mereka mau interviu ke calon perusahaan tujuan yang lain, si bos tauuu aja... Semacam ada auto-radarnya gitu.  Canggih kan si bos.

Perusahaan konsultan memang biasanya lumayan tinggi tingkat turn over pegawainya. Apalagi diisi oleh orang-orang yang kompeten dan punya bargaining power. Sebab mereka bisa resign kapan saja, tinggal memilih ingin bekerja di perusahaan yang mana, yang sesuai dengan kriteria mereka.

Menurut saya hal ini keren, demikian pede-nya mereka, pastilah sudah mencapai kualifikasi yang oke hingga bisa menentukan akan pensiun di perusahaan impian yang mana. Punya hak untuk memilah-milih perusahaan.

fadlimia-dot-com
Cover Novel Resign! / Goodreads
Lalu, siapa saja karakter di novel Resign!? Alranita atau Rara si tokoh aku, punya etos kerja yang sangat baik, salah satu yang merasa paling menderita akibat perlakuan sewenang-wenang sang bos.

Carlo si raja gosip yang mengharapkan bisa pindah ke perusahaan yang mau menggajinya dengan lebih tinggi lagi. Secara setelah menikah kebutuhan jadi dobel, katanya.

Karenina, Mahmud Abas (mamah muda anak baru satu) yang sangat tertekan dan sering merasa dirinya dianggap tidak becus oleh si bos.

Mas Andre, lebih muda setahun saja dari bos, alumni kampus yang level bonafitnya sama dengan si bos jadi dia agak-agak sungkan kalau mau "menyiksa" Andre.

Sandra, karyawati baru yang kesengsem sama si bos dan mau menunjukkan ke orang-orang kalau dia itu kompeten dalam bekerja. 

Satu tokoh lagi, siapa lagi kalau bukan sang bos sendiri, Tigran. Orangnya tampan, mapan, jenius, lulusan sarjana dan master tiga universitas luar negeri dan tidak kenal ampun sama yang namanya lelet, lambat dan juga bisa dicap gila kerja atau workaholic!

fadlimia-dot-com
MSB / Goodreads

Tadinya saya pikir cerita novel karya Almira Bestari ini mirip-mirip seri novel humor yang sempat booming beberapa tahun lalu, My Stupid Boss (MSB), besutan nama rahasia "Mbak Kerani" atau (Chaos@work). Ternyata berbeda.

Kesamaannya, dialog-dialog yang penuh humor dan memotret berbagai kerepotan di dunia perkantoran akibat sikap bos yang otoriter. Dan, sama-sama diangkat ke layar lebar. Novel Resign! pun tengah bersiap-siap casting para pemeran filmnya.

Dari segi setting, kisah Resign! banyak mengambil tempat di dalam gedung pencakar langit, di lantai sekian kantor perusahaan asing cabang Indonesia. Para karyawan yang bekerja rata-rata lulusan University of Melbourne juga ada lulusan perguruan tinggi Amerika Serikat. Mungkin karena penulis novelnya juga alumni kampus Australia ya jadi sedikit banyak berpengaruh pada identitas para karakternya.


fadlimia-dot-com
Almira Bastari / Hotdetik
Novel zaman now ini bergenre fiksi metropop. Apa sih metropop? Metro dan ayam pop, wkwk. Becanda yaa... Dikutip dari laman wikipedia, fiksi metropop adalah karya sastra yang mengangkat cerita tentang masyarakat urban menengah yang tinggal di kota-kota besar dengan segala sisi kehidupannya, disajikan dengan gaya bahasa pop.

Fiksi jenis ini kebanyakan digemari oleh kalangan pembaca usia muda, karena kalimat yang digunakan mudah dicerna, yang digunakan adalah bahasa lisan yang dituliskan.

Selain itu, kisah-kisah yang diangkat juga tidak jauh dari kehidupan mereka sehari-hari. Percintaan, karir, gaya hidup, dan romantisme merupakan tema-tema yang umum digunakan dalam fiksi metropop.

Munculnya genre tersebut tidak lepas dari merebaknya fiksi-fiksi terbitan Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang yang kala itu banyak melahirkan chicklit, yaitu cerita tentang kehidupan perkotaan antara usia dua puluh hingga tiga puluh tahun, dengan masalah umum di perkotaan, termasuk asmaranya.

Kebetulan saat saya melalap buku ini diselingi dengan menonton drama Korea bertemakan bos kaya, cool, dan ganteng maksimal, dengan sekretaris atau karyawati yang cantiknya selangit. What's Wrong With Secretary Kim , Her Privat Life atau She Was Pretty.

Jadilah di dalam bayangan saya Bos Tigran yang arogan plus misterius itu seperti Park Seo Joon. Dan Rara si stafnya itu kayak Park Min Young.

fadlimia-dot-com
Park-Park Couple dalam WWWSK / Viu
Events yang dimunculkan di novel Resign! terbitan Gramedia Pustaka Utama ini adalah shown. Lewat dialog ditunjukkan bagaimana Pak Bos yang orangnya tegas itu kok bisa-bisanya mau menemani Rara yang datang sendirian ke resepsi pernikahannya Carlo.

Minta ikut Rara ke bioskop dan maksa nonton bareng meskipun akhirnya ditinggal diam-diam oleh Rara. Atau "merusak" itinerary-nya Rara yang memilih ambil cuti berlibur sendirian ke Langkawi, Malaysia, dengan bermodalkan informasi e-ticket yang tidak sengaja Rara numpang nge-print di kantor. Fyuhh... Bos Tigran memang memendam rasa yang beda terhadap Rara.

Dari segi style sebenarnya novel Resign! ini orisinil. Cuma karena saya sudah terlebih dahulu punya histori baca MSB, nonton K-Drama, dan sehari-harinya juga bekerja, walaupun dengan tipe pekerjaan dan atmosfer yang tidak sama dengan Geng The Cungpret, jadilah sudah familiar dengan konflik di dunia kerja yang jadi bunga-bunga kesehariannya.

Love-Hate Relationship

Entah karena sering merasa tertekan dengan ucapan, tatapan dan sikap sinis Bos Tigran, tanpa sadar Rara jadi benci sekali dengan atasannya itu. Nah... Katanya benci dan cinta itu beti alias beda tipis lohh.


Benci bisa jadi akronim dari benci tapi cinta, atau benar-benar cinta. Mau tidak mau, topik bahasan Rara and the gank itu tentang si bos terus. Setiap hari bertemu. Bisa dibilang, cinlok. Meskipun ada yang benci dalam arti sebenarnya. Seperti Mbak Karen yang saking kzl-nya sampai ingin sekali menjambak rambut si bos. Dia yang punya suami dan anak disuruh lembur, itu rasanya gimana coba, haha.

Apalagi ada anak baru, Sandra, yang digambarkan mirip sosialita, dan suka mencari perhatian si bos walaupun lebih sering dicuekin. Perlahan Rara merasakan kecemburuannya sendiri. Sekuat tenaga ia berusaha mengingkari tetapi ketika sedikit demi sedikit cinta tumbuh bersemi, ia sadar bahwa dirinya juga suka sama si bos ganteng. Benarlah pepatah Jawa, Witing tresno jalaran soko kulino.

Ending novel ini tidak mudah ditebak. Siapa akhirnya yang berhasil resign duluan? Setelah saling menuduh sebab ada info dari HRD Department mengenai surat pengajuan resign dari seseorang di antara mereka.

Sebagai penutup kisah, berselang beberapa waktu kemudian Geng The Cungpret reuni, dan Rara sekalian berkesempatan membagikan undangan pernikahannya. Spontan semua kaget sebab tidak ada yang menduga kalau selama ini Rara dan si bos yang sama-sama sering mereka gosipin, menjalin hubungan sampai ke jenjang pernikahan. Tentunya dibumbui percakapan kocak yang bisa bikin ngakak atau minimal tersenyum sendiri membacanya.

Did I enjoy this book? Of course! Novel ini recommended buat siapa saja yang butuh hiburan dari lelahnya rutinitas harian. Meskipun saya membacanya kayak ngemil, sedikit-sedikit, lama-lama tamat juga, hehe. Bukunya sampai lecek karena baca-ditinggal-baca lagi-ditinggal lagi. Sebab saya pun menyadari waktu saya juga mesti dibagi membaca yang lain-lain, terutama yang terkait dengan profesi.

Jadi, di antara pembaca, siapa yang mau menyusul resign nih, ehh... Baca novel Resign! maksudnya... Hehe








Berlangganan update artikel terbaru via email:

46 Komentar untuk "Eksmud Life, Workaholic dan Cinlok"

  1. Waaahh menarik nih :)

    Ada kisah cintanya, ada kisah workaholic.
    Saya paling suka cerita kayak gini.

    Tapi baca cerita gini, bisa-bisa bikin sedih, karena keingat dunia kerja juga yak, maklum mamak-mamak banyakan bapernya hahaha.

    Sama kayak baca si Kerani, sungguh saya pernah related banget nget ama si Kerani :D

    BalasHapus
  2. Eksekutif Muda, pekerjaan bagus, penampilan keren, kerjanya di gedung pencakar langit, setting kota metropolis. memang itu salah satu ciri novel Metropop, Mbak Mia. Jadi memang ceritanya menyorot kehidupan mereka, dari pekerjaan, sampai soal percintaan hehehe.

    Dan ini menarik ya, Mbak. karena ada tantangan juga. Tapi harusnya, justru yang bertahan paling akhir di kantor dengan bos reseh, itulah pemenangnya hehehe.
    Tapi itulah kehidupan, tidak ada sesuatu yang sempurna. Termasuk di novel ini yang menegaskan, kadang seseorang melihat orang lain dari luarnya saja. maksudnya.. wih kerjanya keren, gajinya besar blabla.. padahal dalam kantor mereka juga punya masalah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, Mas... Ternyata di atas gaji yg gede, perlu rasa nyaman. Trus,, gimana kl gaji kecil, gak nyaman pula ya wkwk (ups, bukan curcol yahh)

      Hapus
  3. Kemarin novel Resign ini sempet jadi obrolah teman sesama pecinta buku. Wajar jika jadi best seller ya. Jadi tertarik juga buat bacanya.

    BalasHapus
  4. Wuih. Endingnya menarik, Rara nikah dengan Si Bos. Terus gimana kata gengnya?

    Ah, langsung cus ke Gramedia. Biar beli sendiri novel "resign"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Carlo bilang, gak heranlah kl dia,, kan emg juara MT alias Makan Teman

      Hahaha

      Hapus
  5. Mbak aku suka gaya mereviewnya...berasa metro pop juga . Keren!
    Dan novel jenis ini memang lagi happening ya..pembaca yang di keseharian hidupnya sudah berat maunya ya baca yang ringan saja. Apalagi waktu membaca sudah banyak kena distraksi itu ini..yang scroll up &down sosmed, ngemil ayam pop atau pantengin chat grup WA (ini kalau saya, beda dengan Mbak Mia) hahaha
    Tapi, ku jadi penasaran nih sama Resign, Pengin baca juga euy!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaahh,, kuterbang kl udah Mbak Dian yg komen, hihi. Iya Mbak,, biar hari² gak berjalan membosankan, makanya butuh bacaan yg refresh

      Hapus
  6. Suka nih baca reviewnya, bahasanya asyik kayak baca novel dan bikin saya pengen baca juga deh jadinya..mantep walau tiap kali saya baca Esmud yang di bayangan malah es kelapa muda..hmm, maafkan, karena cuaca yang panas saya jadi kebayang yang lain-lain, hihi

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. Sy blm perlu memoderasi komen, Mbak, ntar kl dirasa perlu, sy momod deh hehe

      Hapus
  8. kayaknya ada kesalahan tadi ya .komenku tadi isinya kurang lebih
    aku tuh jadi pengen banget baca buku ini buat refrensi menghadapi masalah di tempat kerja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mgkin td komennya buru², Mbak. Jd setelah ngetik komen, yg diklik "logout" bukan "publish", jdnya komen gak masuk

      Hapus
  9. Pengen 'baca' versi filmnya, nih, yang praktis. Sudah lama tidak baca novel. Saya kalau baca novel selalu keasyikan, jadi setelah itu saya donasikan semua novel saya, kecuali sangat sedikit yang saya tahan karena cocok dibaca anak atau punya nilai sentimentil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl sy buat refresh sejenak, Mbak.. Gak lgsg sekali habis,, lama tuh br abis.

      Hapus
  10. Ini novel juga direkomendasikan sama adikku mba. Katanya mewakili dia banget. Dia pernah kerja di perusahaan asing impian semua orang, gaji 30+ tiap bulan, tapi dia gak punya waktu buat diri sendiri, plus gak punya waktu buat urusan hati (alias cari jodoh). Hehehe. Akhirnya setelah 1 tahun di perusahaan itu adikku resign dan kerja di perusahaan biasa, tapi dia bisa punya banyak teman, bisa punya pacar, bisa ada waktu buat kumpul keluarga. Ya dalam hidup selalu ada kurang lebihnya, bergantung kita yg menjalani. Trims sudah berbagi mba.

    BalasHapus
  11. Kayaknya novelnya menghibur dan emang sih cocok dibaca sama pekerja kantoran yang ingin resign tapi maju mundur haha. Namun buat emak2 RT kek syaa juga bisa jadi hiburan tersendiri. Sebelumnya udah pernah liat sampul buku ini di timeline teman tp baru kali ini tau lah reviewnya secara garis besar di postingannya Mbak Mia TFS :D

    BalasHapus
  12. Mba miaaaa aku pinjam laaa novelnya..
    Bawa ntar pas kelas editing yaaa..
    Eh ikut kelas editing kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha,, pingin ikutlah kls editing,, tp kl sabtu pasti mggu kan,, hikss

      Hapus
  13. Enak juga ya baca blog review novel gini,langsung dapat ending nya

    BalasHapus
  14. jadi ini novel yang menyimpan banyak misteri dengan semua kejuta-kejutan yang tidak bisa diprediksi pembacanya ya

    BalasHapus
  15. Sudah lama banget gak baca buku, lebih sering baca postingan blog. Hahaah.

    Eh tapi baca ulasannya di atas sepertinya bagus nih. Apalagi saya emang suka topik workaholic gitu.

    BalasHapus
  16. Pengen baca juga jadinya Mak. Sepertinya sangat menarik. Ada di toko toko buku kan ya Mak.

    BalasHapus
  17. Asikk ya mbak baca atau nonton sesuatu yg berbau dunia kerja dan percintaan didalamnya. Wkwkw

    Relate sama kehidupan nyata gtu loh rasanyaa

    BalasHapus
  18. hihi sebelum nikah udah resign kak. bahkan alah ditawarin kerja lg. saya nolak. capek kalau harus maksa kerja lg, PP luar kota

    BalasHapus
    Balasan
    1. bekerja itu kl bs yg bikin nyaman ya, jd bs lanjut sampai pensiun

      Hapus
  19. Ini genre yang paling cocok untuk cewe gengsi menye-menye kek saya kalo belum fix jadi jodoh. Kalo udah halal mah, bebassss...

    BalasHapus
  20. Wah.. Kayaknya seru ya novelnya. Udah lama gak baca cerita genre kayak gini. Eh, udah lama gak baca buku juga sih. Lebih sering baca2 blog.
    Boleh deh masuk reading list. Tapi gak tau kapan bisa bacanya. Hehe

    BalasHapus
  21. Haha, ending nya dikasih tau..
    jadinya spoiler banget ya kak,,
    Btw, apalah akuuu, gak sempat baca novel. Hiksss

    BalasHapus
  22. Seru ya mestinya baca ini dulu sebelum resign ya wkakakakka

    BalasHapus
  23. Kayaknya seru nih kalau dibuat filmnya ya kak, memang sekilas ceritanya kayak drama korea yg ngehits itu

    BalasHapus
  24. Kayaknya kocak nih novel. Saya pikir sih ini novel pasrti segar dan ringan banget, ala2 komedi populer gitu.
    Ide ceritanya aku juga suka, ide2 model paling cocok emang dijadikan film

    BalasHapus
  25. Jadi pengen baca. Eh, btw saya lupa arti dari bahasa jawa Witing tresno jalaran soko kulino.
    Pas baca tentang drakor jadi rindu deh adudu.

    BalasHapus
  26. ish ..sukak kali awak baca novel cenggini kak haha apalgi kisah rara ama bosnya..ah pasti seruu hahahahah aq dari dulu suka kali novel kisah cinta bis ama karyawannya hahaha

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel