Berani dan Konsisten Memulai Bisnis Ala Womanpreneur Nilam Sari
Beberapa hari yang lalu saya mengikuti sesi berbagi sesi berbagi pengalaman dan tips Kickstart your business menemukan keberanian untuk memulai dan kuat untuk konsisten berbisnis bersama perempuan pengusaha Nilam Sari.
Acara ini diselenggarakan oleh Indonesian Social Blogpreneur (ISB), komunitas bloger yang sudah kurang lebih 6 tahun ini saya ikuti kegiatan-kegiatannya.
![]() |
| e-flyer acara / IG: @komunitasisb @nilamsari_sahadewa |
Berani Memulai Bisnis
Nilam Sari identik dengan jenama Kebab Turki Baba Rafi, jaringan waralaba kebab terbesar di Indonesia dan dunia, yang didirikan di Surabaya pada 2005. Terkenal dengan daging sapi asap otentik yang dibalut tortilla, bisnis ini telah berkembang menjadi lebih dari 1.300 gerai di berbagai negara.Sekilas ingatan saya melayang pada akhir pekan lalu saat melewati Jalan HM. Joni, Medan, tampak gerai Kebab Baba Rafi yang ramai pembeli. Hmm, senang sekali bisa mengikuti webinar salah satu pendirinya, womanpreneur Nilam Sari.
Nilam terjun di dunia waralaba ini bukan karena ia jago memasak, namun insting bisnisnya kuat sekali. Berbekal ide cemerlang nama putranya Rafi, ia membangun bisnis gerai kebab. Tidak bisa masak bukanlah suatu halangan. Nilam meminta orang lain untuk membuat kebab yang enak dan sesuai dengan lidah orang Indonesia.
Ternyata pasar menerima Kebab Baba Rafi dengan sangat baik. Permintaan untuk menjadi mitra usaha waralaba berdatangan setiap hari. Dari Surabaya, ke Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatra. Ekspansi bisnis ke Jakarta dilakukan terakhir setelah satu Indonesia hampir seluruhnya dikuasai.
Kuat Melalui Badai Cobaan
Layaknya usaha pada umumnya, perjalanan bisnis Kebab Baba Rafi tentunya tak selamanya berjalan mulus. Pastilah ada cobaan dan rintangannya. Masyarakat Jakarta terkenal dengan mobilitas tinggi, etos kerja keras, dan sifat yang terbuka terhadap pendatang. Dinamika Ibu Kota membentuk karakter sosial, budaya, dan gaya hidup yang sangat khas bagi warganya.
Memperluas usaha ke ibukota memiliki kesan tersendiri bagi Nilam saat itu. Karakter para calon mitra usaha yang bertanya lugas tentang bisnis kebab untuk meyakinkan diri bahwa memang prospektif untuk bergabung. dan Nilam berhasil membuat para mitra menjadi bagian dari kesuksesan Kebab Baba Rafi di Jakarta.
Dalam satu bulan setiap hari ada saja terwaralaba (franchisee) yang closing. Sehingga Kebab Baba Rafi sebagai pemberi waralaba (franchisor) berhasil membuat usaha yang beranak pinak, menyebar di mana-mana hingga 1300 gerai di Indonesia. Bahkan permintaan datang dari Malaysia, Singapura, dan banyak negara lainnya.
Menyadari sumber daya keuangan yang melimpah saat itu, Nilam mencoba diversifikasi usaha dengan membeli kos-kosan di Surabaya. Namun tak sesuai ekspektasi, ada saja rintangannya. Kos-kosan di pusat kota yang belakangan dibangun panti pijat, mau tidak mau berpengaruh pada kos-kosan Nilam.
Disangka berisikan perempuan malam dan pernah juga kedatangan polisi menanyai keberadaan tersangka pengguna narkoba. Akhirnya Nilam memutuskan berhenti dari bisnis kos-kosan.
Pernah juga mencoba peruntungan dengan bisnis tambang batu bara. Pada zaman itu berbisnis batu bara sangat diminati dan dianggap bisnisnya orang kaya. Malang tak dapat dihindari untung tak dapat diraih, rekan bisnis yang mengurusi tambang itu tidak amanah, alasannya tambang ditutup karena perizinan yang bermasalah, dan lain-lain sehingga Nilam merugi miliaran.
Untungnya Nilam menggunakan upaya hukum menggugat di pengadilan, sehingga ganti rugi dapat diperoleh. Di usia yang cukup muda Nilam telah melalui banyak cobaan dan rintangan dalam mengembangkan usaha, bahkan akhirnya biduk rumah tangganya pun terpaksa hancur di tengah badai. Nilam mengalami KDRT dan tidak ada kecocokan lagi dengan suami.
Kebab Baba Rafi yang sudah besar pun terpaksa dibagi, tentu sedih sekali ketika bisnis yang dilahirkan dan dibesarkan seperti anak sendiri ketika proses pembagian harta gini-gini harus dibagi dan Nilam salah satu founder bahkan tidak dapat menggunakan nama Kebab Baba Rafi lagi sebagai entitas bisnisnya.
Konsisten, Terus Bekiprah di Dunia Franchise
Jatuh bangun dunia bisnis, didera utang, menghadapi risiko bisnis, perasaan yang haru biru karena perceraian tak lantas membuat Nilam kapok menyelami dunia waralaba. Bahkan Kebab Baba Rafi yang bernaung di bawah PT. Sari Kreasi Boga Tbk. berhasil IPO.
IPO (Initial Public Offering) atau Penawaran Umum Perdana adalah langkah ketika sebuah perusahaan swasta untuk pertama kalinya menjual sahamnya kepada masyarakat luas di pasar modal.
Proses ini mengubah status perusahaan dari tertutup menjadi perusahaan terbuka (Tbk), sehingga masyarakat umum dapat ikut memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Dan waktu itu Kebab Baba Rafi berhasil mendapatkan saham disetor sebesar Rp900 miliar.
Kecintaan Nilam terhadap UMKM membawanya pada pilihan keluar dari perusahaan yang ia besarkan. Badan hukum PT mengondisikan ia kesulitan dekat dengan pengusaha-pengusaha kecil. Ia pun mendirikan bukaoutlet.com.
Bukaoutlet.com berada di bawah naungan NS Consulting (PT Nava Sari Kreasi), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang layanan konsultasi bisnis dan platform marketplace untuk waralaba, lisensi, dan kemitraan.
Banyak jenama yang sekarang populer berkat tangan dingin bukaoutlet.com. Sebut saja Almaz Fried Chicken, Donat Senyum, dan masih banyak lagi. Tak hanya di bidang kuliner. ada juga bidang lainnya seperti jasa kebutuhan sehari-hari, agrikultur, travel, dan sebagainya.
Kesimpulan
Dari pengalaman berbisnis Nilam Sari dapat dipetik banyak sekali pelajaran, antara lain:
- Berani memulai, karena jika tidak mulai-mulai kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi di depan sana. Semuanya harus diawali dulu.
- Semua ujian dan rintangan akan terlewati juga. Bagaimanapun banyaknya utang yang timbul karena membesarkan bisnis, akan terlunasi juga, asalkan fokus, terus berusaha dan tetap konsisten di jalan bisnis.
- Jangan takut mengambil keputusan di dalam hidup. Sekiranya menyiksa diri, membuat hidup rasanya terhimpit, ambil jalan untuk mengakhirinya dan mulai lagi dengan yang melapangkan jalan hidup.
Sebenarnya masih banyak lagi lesson learned dari Nilam Sari, namun karena keterbatasan kata dalam mengekspresikannya sehingga 3 hal di atas intisari yang dapat penuliskan simpulkan. Terima kasih dan sukses terus Nilam Sari. Terima kasih ISB.
Salam,



Posting Komentar untuk "Berani dan Konsisten Memulai Bisnis Ala Womanpreneur Nilam Sari"
Pesan dimoderasi, terima kasih telah meninggalkan komentar yang santun. Sebab bisa jadi Anda dinilai dari komentar yang Anda ketikkan.