Kalau Libur Ngapain Aja Ya


Sumber gambar: Canva

Alhamdulillah, hari libur tiba. Rasanya senang sekali sebab libur sudah pasti saat yang dinanti-nanti. Nah, apa saja yang saya dan keluarga lakukan ya di hari libur? Check this out:

1. Tidur lagi setelah salat Subuh

Hahaa... yang ini sepertinya favoritnya kami nih... meskipun saya biasanya terbawa aktivitas rutin. Mengeluarkan keranjang sampah ke tepi jalan ( agar truk pengangkut sampah, mudah mengambilnya), menyiram tanaman, menyortir pakaian kotor, memasukkannya ke mesin cuci dan menge-tap tombol START di mesin cuci.

Susah sih ya kalau sudah jadi kebiasaan. Namun saya mencoba menikmati nyamannya suasana tidur lagi sehabis salat Subuh. Hal yang tak mungkin dilakukan sebab biasanya saya selalu ada jadwal mengajar di Senin pagi.

Oya, waktu dulu saya belajar di pesantren, malah kata ustaz tidak dianjurkan lho tidur lagi di pagi hari. Selain nanti rezekinya dipatok ayam, hehe... udara Subuh itu katanya masih murni, belum bercampur dengan napasnya orang-orang munafik. Sebab orang-orang hipokrit tersebut sedang tidur dengan nyenyaknya. So, sangat baik menghirup udara di waktu Subuh.

Trus, tidur setelah salat Subuh membuat badan yang tadinya sudah segar kena air wudhu dan ada pergerakan saat salat, menjadi tidak fit. Sebaiknya sih langsung berolahraga. Makanya saat hari libur saya tidak sering-sering juga sih, langsung tidur lagi. Sayang melewatkan segarnya udara pagi.

2. Nonton film yang seru

Tak perlu ke bioskop, biasanya saya dan suami kompakan mencari film yang masuk box office dan sedang tayang di tv berlangganan. Tentunya di jam-jam anak sedang tidur ya. Khawatir juga kalau tayangan film action tidak ramah ditonton anak. Kalau anak-anak sudah bangun, kami mencari di kategori family movies, agar bisa menyaksikan film keluarga bersama.

3. Berolahraga di CFD

Anak-anak familiar sekali dengan arena Car Free Day (CFD) di Medan. Setiap hari minggu pagi pasti sudah sibuk mempersiapkan diri dengan bermacam-macam alat olahraganya. Raket bulu tangkis, sepeda, bola kulit untuk sepak bola dan lompat tali. Biasanya kami jogging dulu keliling Lapangan Merdeka sebanyak 2-3 kali baru memainkan alat olahraga yang disuka. Badan bugar, hari libur terisi dengan hal yang bermanfaat.

4. Berbelanja untuk seminggu

Sesudah bermandikan keringat di area CFD, kami langsung menuju pasar tradisional. Di sana saya berbelanja kebutuhan dapur selama satu minggu. Sayur-sayuran, ikan segar, ayam potong, daging, teri Medan, telur dan berbagai macam bumbu serta buah-buahan.

Waktu libur adalah saat menyetok makanan di kulkas. Agar tak perlu repot ke pasa setiap harinya. Tinggal mengeluarkan makanan dari lemari pendingin, dan sreng-sreng, hidangan real food pun jadi.

5. Menjenguk anak yang di pesantren

Sudah menjelang dua tahun putri sulung kami mondok di pesantren. Selama itu pulalah saya dan keluarga menjenguknya di hari libur. Kenapa koq sering? Kami pikir perlu sebab sedari belum masuk pesantren pun kami terbiasa melakukan kegiatan bersama-sama.

Jadi mengunjunginya adalah satu upaya menjaga bonding di antara kami tetap terjalin dengan baik. Meskipun cuma bertukar cerita, makan bersama dan mendengarkan keluh kesahnya. Kami ingin si kakak tahu bahwa walaupun dia tidak tingg seatap bersama kami, hubungan dengan dia tetaplah akrab.

Demikianlah hal-hal yang saya lakukan di hari libur. Bagaimana dengan hari liburmu? Hehe

Salam literasi

#BPN30daychallenge2018
#bloggerperempuan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Kalau Libur Ngapain Aja Ya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel