Lima Hal Yang Ingin Dilakukan Di 2019


Sumber gambar: Canva

Tahun 2019 jelang terbentang di depan mata. Rasanya baru saja memasuki tahun 2018. Cepat sekali waktu berlalu. Sayang jika tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat dan inspiratif. Untuk lebih mengisi tahun yang baru, ada baiknya membuat perencanaan. Agar lebih terarah dan fokus menuntaskannya.

Berikut 5 (lima) hal yang ingin saya lakukan di tahun 2019 mendatang.

1. Menyelesaikan dua buah buku solo.

Sejak awal tahun 2018 saya sudah mencanangkan akan menulis dua judul buku karya saya sendiri. Mengingat buku antologi saya hasil kolaborasi dengan teman-teman akan menyentuh angka 9 buku. Maka saatnyalah saya fokus untuk menerbitkan buku saya sendiri. Sebagai wujud predikat penulis yang sebenarnya. Katanya sih gitu. Belum dibilang penulis kalau belum punya buku atas nama sendiri, hehe. Bismillah.

2. Menata rumah dengan Metode Konmari


Nah, yang ini proyek besar keluarga saya nih. Sejak mengenal Metode Konmari akhir 2017 lalu, saya sudah mencoba menerapkannya sedikit demi sedikit. Tapi setelah saya baca lagi buku Khoirun Nikmah, Konmari Mengubah Hidupku, cara saya salah.

Mestinya menerapkan seni berbenah ala Konmari itu sifatnya festival. Bukan per tahap. Kemarin yang saya coba declutteringnya dahulu. Menyortir barang-barang yang tidak berguna lagi. Harusnya memisahkan barang-barang yang spark joy saja bagi saya. Meskipun sudah termasuk banyak juga barang yang diungsikan atau saya sedekahkan ke kerabat.

Kedepannya saya masih ingin melaksanakan Konmari dengan tuntas. Agar rumah lebih lega dan kami merasa nyaman berlama-lama di rumah.

3. Turut serta memenuhi Call for Paper lagi

Kalau ini memang semestinya saya kerjakan. Biasanya saya dua kali dalam setahun (tiap semester) selalu berusaha untuk berpartisipasi. Selain untuk mengisi form kinerja dosen bidang penelitian, saya juga terpacu meng-update ilmu pengetahuan. Dengan membuat karya ilmiah lalu mempresentasikannya, saya ditantang menjadi mampu menjadi ilmuwan. Memperluas wawasan keilmuan sebagai dosen.

4. Menulis kembali di media massa

Artikel saya baru lima kali terbit di surat kabar. Dulu saya rajin mengirimkan tulisan ke redaksi koran. Belakangan ini sebab terlalu sibuk tupoksi sebagai IRT dan dosen, ditambah 2017 baru melahirkan anak keempat, ART resign pula, plus saya aktif mengikuti kulwap-kulwap kepengasuhan dan kelas-kelas menulis, akhirnya keinginan menulis di media massa tidak masuk ke dalam urutan prioritas. Mudah-mudahan di 2019 saya memiliki peluang untuk itu.

5. Aktif berbahasa Inggris lisan dan tulisan

Bahasa itu harus sering-sering dipraktikkan. Niat yang kuat kembali menekuni bahasa Inggris muncul saat saya menjadi salah satu presenter di International Conference.

Dengan pembanding langsung native speaker dari Australia. Saya yang mulanya menganggap kemampuan lisan saya berkomunikasi masih selancar dulu, cukup mengalami kendala berbahasa. Akhirnya sejak saat itu saya mengikuti kursus kembali, dan berlanjut insyaAllah sampai tahun depan.

Mudah-mudahan ilmu yang saya peroleh bisa berkah dan menjadikan saya fasih berbahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.

Demikianlah 5 hal yang ingin saya lakukan di tahu 2019. Semoga Allah SWT memudahkan dan saya berkesempatan menjalaninya dengan baik dan hasilnya bisa bermanfaat. Amin.

Salam literasi

#BPN30dayblogchallenge2018
#BloggerPerempuan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "Lima Hal Yang Ingin Dilakukan Di 2019"

  1. Kasih bocoran donk Bu, metode konmari itu apa. Saya sama rumah juga selalu berantakan. Pingin lebih rajin danbrapi gitu.

    BalasHapus
  2. Metode bebenah dr Jepang, Mbak Ida...ciptaanya Marie Kondo. Googling ketemu koq, hehe.
    Salam kenal ya dan makasih udah mampir 😊

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel