Menambahkan Gambar = Visual?



Sumber gambar: GWA Kelas Bunsay

Tadi malam Umi dan Royyan belajar Bahasa Inggris bersama. Besok ia ulangan mata pelajaran itu. Tulisan tangan Royyan lumayan rapi. Padahal dulunya persis cakar ayam. Sejak kelas empat saya cek betul-betul. Maklum anak yang sukanya bergerak terus seperti Royyan ini cenderung tidak betah menulis lama-lama.

Di buku tulis bahasa Inggrisnya ia menyalin sepuluh kosa kata baru. Uniknya, Royyan menambahkan gambar di samping vocabulary. Saat saya tanya kenapa, jawabnya agar lebih mudah diingat. Hmm... campuran dengan gaya belajar visualkah anak saya ini?

Ciri-ciri gaya belajar visual yang saya lihat ada padanya, bicara agak cepat, lebih suka mendemonstrasikan sesuatu daripada berpidato, dan lebih mudah mengingat yang diperlihatkan daripada yang didengarkannya. Pantesan Royyan membuat-buat gambar dari benda-benda yang diminta cari bahasa Inggrisnya.

Alhamdulilah tadi siang saya mendapatkan kabar gembira. Nilai ulangan Bahasa Inggrisnya 100! Saya turut senang mendengarnya. Well done, Boy. Proud of you.





Sumber gambar: pribadi

Salam buprof
#day6
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayiip

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "Menambahkan Gambar = Visual?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel