Memupuk Kebiasaan Menulis



Sumber Gambar: Canva

Alhamdulillah insyaAllah saya mulai rutin menulis lagi. Kalau kemarin sempat beristirahat dari 30 days challenge 2018 yang diadakan Blogger Perempuan Network, saat ini saya ingin meraih konsistensi menulis lagi dengan menjajal ODOP (One Day One Post) for 99 days bersama Komunitas Ibu Profesional yang sudah selama setahun ini saya ikuti.

Sejak membiasakan diri menulis setiap harinya, ada rasa aneh jika tidak melakukannya. Setelah selesai memposting tulisan, muncul rasa bahagia. Sederhana, bukan... Menulis itu membahagiakan.

Lagipula dari segi medis ada penjelasan tentang menulis rutin itu menyehatkan. Seperti yang dilansir di media online Hello Sehat, menulis bisa memelihara kesehatan psikis dan psikologis.

Menulis setiap hari mampu mengubah cara berpikir seorang pasien kanker sekalipun tentang penyakitnya. Membantu orang untuk mencapai kualitas tidur yang lebih baik, dan bisa memulihkan emosi.

Segi lainnya, menulis mampu meningkatkan kemampuan berpikir dan membuat kondisi tubuh menjadi lebih baik. Menjadikan jadwal keseharian lebih teratur, dan melatih berbicara menjadi lebih lancar.

Menurut suatu hasil penelitian, perempuan mengeluarkan 13 ribu kata lebih banyak daripada laki-laki. Faktor konsumsi protein dalam otak juga mempengaruhi. Menulis bagi ibu-ibu sangat penting untuk menjaga kesehatan mentalnya. Terlebih menulis jurnal syukur agar terhindar dari kufur nikmat.

Lalu apa hubungannya dengan dua foto tangkapan layar di bawah ini? Satu contoh konkret saya menulis setiap hari selama satu bulan penuh. Terhitung dari 20 November s.d 20 Desember 2018 lalu.

Saya mengikuti Blogger Perempuan Network (BPN) 30 days blog challenge 2018. Disediakan tiga puluh tema yang berbeda-beda setiap harinya dan tiga tema alternatif.

Alhamdulillah saya bisa memenuhi tantangan itu. Banyak mendapat teman baru di Instagram, dan bisa konsisten menulis setiap hari. Ini adalah blog challenge yang kedua saya ikuti.

Yang pertama Satu Hari Satu Karya (SHSK), 10 days blog challenge yang diselenggarakan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) di awal tahun 2018.

Apresiasi ini insyaAllah saya jadikan penyemangat untuk terus mengetuk-ngetukkan jari di atas keypad smart phone maupun papan ketik laptop. Terima kasih BPN, terima kasih teman-teman semua. Salam literasi.

Nb. Semua tulisan saya selama sebulan tersebut bisa dibaca di:
www.nurhilmiyah.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Memupuk Kebiasaan Menulis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel