Day 4 (Tantangan Langsing 25 Hari)



Sumber gambar: Elevania

Memasuki hari ke-4 tantangan langsing 25 hari, saya merasa beruntung. Sebab secara langsung tujuh pantangan yang wajib saya taati, menjaga saya dari konsumsi makanan yang tidak sehat.

Sepulang dari Car Free Day (CFD) di kawasan Lapangan Merdeka, Medan, menemani anak-anak main in line skate dan jogging satu kali putaran Merdeka Walk, seperti biasa kami nongkrong di warung sarapan langganan sejak 14 tahun yang lalu.

Tempatnya lumayan bersih, kuah lontongnya ringan (soalnya pernah mencicipi yang terlalu kental, rasanya kurang pas). Nasi lemaknya pun enak. Selain itu menyediakan nasi sayur, lupis, dan goreng-gorengan.

Nah, risol dan teman-temannya ini yang tak pernah saya lewatkan kalau sarapan di sana. Waktu masih menerapkan pola makan Food Combining (FC) tiap akhir pekan diperbolehkan cheating, saya menikmati risol yang gurih itu.

Waktu Diet Mayo, sama sekali penuh selama 13 hari mengikuti menu diet. Sampai-sampai kakak pemilik warung protes, saya kok tidak mau makan dagangan dia tersebut. 😅

Tiba di rumah saya tersenyum lagi. Berhasil tidak menjejali tubuh saya dengan makanan kurang serat itu. Saat berdiri di timbangan badan digital berwarna biru motif bunga, hmm lumayanlah... berkurang beberapa ons saja. Meskipun tidak seperti hari pertama yang drastis turun 2 kg.😂

Saya percaya proses yang tidak instan masih lebih sehat ketimbang BB asal turun. Bagaimanapun ini adalah ikhtiar saya untuk lebih sehat, bukan langsing semata. Mau kurus seperti apalagi kalau anaknya saja sudah empat orang.

Kata suami saya, cantiknya ibu-ibu itu kalau tampak berisi. Iya deh... hehe...Jangan terlalu kurus tetapi... Jangan terlalu gemuk juga kaan...


Ririn pun tak mau kalah sama Umi, ikut nimbang juga 😄

#Day55
#SehariSatuTulisan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Day 4 (Tantangan Langsing 25 Hari)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel