Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Kak, dulu waktu Ocean bayi pernah mengalami ruam popok juga deh ya seingatku

Ya, bener... yang dia nangis-nangis di klinik dokter pas antre, kan kamu yang nemenin kakak, abang sedang tugas keluar kota.

Nah, aku keinget itu... ini nih si Ola kok lipatan pangkal pahanya merah-merah, makanya aku nanya ke kakak, dulu di dokter dikasih obat apa ya?

Ih, keluhan bayi kan dokternya mesti periksa langsung, Fa... cuma dulu itu sama dokter dikasih salep buat diolesin ke permukaan bokongnya trus dokter juga menyarankan agar menggunakan diaper yang antiruam popok. 

Nah, pake apa tuh merek diapernya dokter bilang?

MAKUKU SAP Diapers Slim  (saya langsung mengirimkan gambarnya agar ia tak keliru)

ruam popok
Foto oleh: Satto / MAKUKU SAP Diapers Slim, ukuran L

Ah ya,, noted,  ntar aku cari. Thanks ya, Kak... Sehat-sehat semua kalian.

Emoticon love gede banget.

***

Curhatnya adik saya Ulfa, lewat aplikasi obrolan di atas kerap ditemui ya Mom. Demikian pula di grup WhatsApp ibu-ibu wali murid TK-nya Ocean, putra bungsu saya. 

Kalau ibu yang satu sudah sharing tentang keluhan anaknya, yang lain pasti akan sibuk berbagi pengalamannya, tak terkecuali saya, juga pernah ngasih info ke sesama ibu-ibu wali murid.

Sebelumnya diulas dulu penyebab munculnya ruam popok pada kulit bayi. Apa saja yang dapat menyebabkan timbul ruam popok pada kulit bayi yang masih sensitif, halus, dan lembut.

Penyebab Munculnya Ruam Popok

Menurut KBBI, ruam berarti bintil-bintil merah pada kulit; penyakit kulit (pada anak-anak) karena peluh. 

Dirilis dari laman Alodokter, ruam ini banyak jenisnya seperti ruam eksim, penyakit tangan dan kaki (coxsackie), biduran, impetigo Iinfeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri), milia (bintik-bintik yang muncul di hidung, dagu, kelopak mata, atau pipi).

Selain ada pula ruam biang keringat, kurap, Slapped cheek syndrome, yaitu infeksi virus yang menyebabkan demam serta ruam merah terang pada kedua pipi, sehingga menyerupai bekas tamparan pada pipi, meningitis, dan yang paling umum terjadi, ruam popok.

Diaper rash atau ruam popok adalah iritasi dan peradangan kulit bayi akibat penggunaan popok. Ruam popok ditandai dengan kemerahan pada kulit bayi di daerah pantat, lipat paha, dan kelamin. Duh, kasihan banget kalau melihat bayi menderita ruam popok begini ya.

 Ruam Popok Terjadi Karena...

1. Kontak kulit bayi dengan BAK dan BAB terlalu lama

Meski sudah ada standar berapa kali harus ganti diaper, namun Mom harus sering-sering mengecek apakah diaper si kecil sudah penuh isinya atau malah ada BAB-nya. 

Sebab persentuhan langsung kulit bayi dengan air seni dan tinja dapat menyebabkan ruam popok, yang berbahaya bagi kesehatannya.

2. Pemakaian diaper yang terlalu ketat

Bayi baru lahir dengan yang sudah berusia setahun tentu berbeda ukuran diaper yang digunakannya.  Berikut tabel yang bisa menjadi panduan Mom dalam menentukan berapa kali harus mengganti diaper bayi dan apa saja ukurannya.

MAKUKU

Maka dapat dilihat dari keterangan informasi di atas bahwa bayi baru lahir (newborn) ada ukurannya secara khusus tergantung berat badannya. Llau yang usia setahun sudah bisa mengenakan diaper ukuran XL, jika ukuran badannya 12-15 kilogram.

3. Infeksi bakteri atau jamur

Kulit lipatan paha dan kelamin serta bagian bokong bayi jika tertutup diaper terlampau lama akan kena ruam popok sebab sudah terinfeksi bakteri atau jamur.

4. Iritasi akibat pemakaian produk baru

Kulit bayi sangat sensitif, saya punya pengalaman pribadi saat momong anak sulung dulu. Karena baru perdana punya anak, semua produk bayi diborong, termasuk lotion yang ternyata tidak sesuai dengan kulitnya yang sensitif. 

Tak hanya itu penggunaan deterjen, bedak tabur, sabun mandi bayi dapat pula mencetuskan ruam popok pada bayi.

5. Efek dari makanan baru

Sebagai Mom di era digital terkadang kurang selektif memberikan campurqn MP-ASI. Apa yang sedang viral, berikan, seolah tidak mau ketinggalan dengan ibu-ibu lainnya.  

Padahal belum tentu balita sesuai dengan makanan yang baru itu, akhirnya anak jadi kena ruam popok.

6. Tipe kulit sensitif

Kulit bayi masih tipis sekali, sangat sensitif dan daya tahan tubuhnya belum sempurna. Hal ini bertambah ekstra dengan si bayi yang memang memiliki kulit sensitif dari sononya. 

Sama seperti gigi juga ada yang jenis gigi sensitif sehingga memerlukan pasta gigi khusus gigi sensitif.

Nah, hal-hal di atas adalah penyebab munculnya ruam popok pada bayi. Lalu bagaimana tips mengatasinya ya? Berikut pembahasannya.

Tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Adapun tips mengatasi ruam popok menurut dokter dan pengalaman ibu-ibu yang sempat sharing bareng dengan saya, antara lain adalah:

  • Mengolesi permukaan bagian yang terkena ruam dengan salep yang diresepkan dokter, biasanya mengandung zinc oxide.
  • Ganti diaper bayi sesuai dengan tabel panduan di atas sembari sering-sering dicek apakah diaper sudah tidak dapat menyerap urine lagi, atau ada feses di bagian anusnya.
  • Pakaikan diaper terbaik, antigumpal, pelopor popok dengan teknologi inti baru struktur SAP (Super Absorbent Polymer) dengan penyerapan lebih maksimal dari diaper biasa. Keren!
Bagi yang belum mengetahui apa itu Super Absorbent Polymer (SAP) berikut gambarnya:

SAP Diapers Slim

  • Bersihkan dengan air secara lembut bagian yang kena ruam popok, walaupun ruam memerah dan tidak tega menyentuhnya khawatir si bayi merasa perih. Dengan dibersihkan ruam menjadi lebih cepat sembuh.
  • Keringkan dengan washlap lembut khusus bayi agar kulit tidak lembap dan pengap pada bagian yang sering tertutup diaper.
  • Ketika Mom membersihkan area kulit yang terkena ruam popok, pastikan sudah cuci tangan terlebih dahulu agar ruam popok tidak semakin parah.
  • Permukaan kulit yang akan diolesi salep harus benar-benar kering dulu baru dioleskan salep perlahan-lahan. 
  • Jika sudah mengetahui efek makanan baru dapat menimbulkan ruam popok, sebaiknya tidak dikonsumsi lagi.
  • Demikian pula pada produk bayi seperti bedak tabur, deterjen, dan sabun, stop pemakaiannya jika diketahui menimbulkan ruam popok pada bayi.

Kapan Bayi Harus Dibawa Ke Dokter?

Menurut artikel Alodokter yang ditinjau oleh oleh dr. Melva Nareza, ruam popok pada umumnya dapat diobati sendiri di rumah. Namun ada kondisi yang mengharuskan bayi dengan  ruam popok mesti dibawa ke dokter.

1. Bayi demam
2. Ruam berdarah
3. Ruam mengeluarkan cairan

Banyak sekali penyebab, tips mengatasi ruam popok pada bayi, serta pada saat kapan ruam popok tidak bisa diobati sendiri di rumah dan harus dibawa ke dokter. 

Sebagaimana kata-kata bijak yang populer sejak lama,
Lebih baik mencegah daripada mengobati

maka ruam popok mampir ke kulit bayi tersayang, sebaiknya Mom menghindarinya dengan memakaikan diaper pilihan, orang-orang bilang diaper-nya sultan.

MAKUKU SAP Diapers Slim

Ibu-ibu se-Indonesia pastinya berterima kasih sekali sekarang ada MAKUKU SAP Diapers Slim. 

MAKUKU diaper
Dokpri / Ocean anak saya gembira memegang MAKUKU SAP Diapers Slim


Mengapa diaper MAKUKU ini bisa jadi sahabat terbaik Moms sehari-harinya dalam menjauhkan si kecil dari ruam popok.
  1. Penyerapan lebih maksimal dari diaper biasa karena MAKUKU SAP Diapers Slim sudah menggunakan teknologi SAP (Super Absorbent Polymer).
  2. Perekatnya yang merekat kuat tidak mudah lepas namun juga tidak terlalu ketat sehingga bayi tetap merasa nyaman ketika memakai diaper.
  3. Antigumpal, ringan, dan tipis sehingga tidak menyulitkan bayi/balita dalam mengeksplorasi belajar bergerak, merangkak, dan berjalan sehari-harinya.
  4. Harga yang terjangkau, untuk kualitas diaper sultan berteknologi SAP, MAKUKU SAP Diapers Slim ini tergolong ramah di kantong.
  5. Mudah diperoleh di marketplace dan official store-nya.
Pengalaman saya dalam membeli MAKUKU SAP Diapers Slim, dapat info nomor WhatsApp sales resminya yang di kota saya. Alhamdulillah fast respons banget, baru saja transfer harga diapernya langsung diantar ke depan pagar rumah.

Kebetulan ada sales yang tinggal sekawasan dengan saya sehingga dibawakannya sekalian pulang kantor, rezeki kan Mom, hehe...

Kesimpulan

Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi adalah dengan mengolesi permukaan bagian yang terkena ruam dengan salep yang diresepkan dokter, biasanya mengandung zinc oxide. 

Ganti diaper bayi sesuai dengan tabel panduan di atas sembari sering-sering dicek apakah diaper sudah tidak dapat menyerap urine lagi, atau ada feses di bagian anusnya. 

Pakaikan diaper terbaik, antigumpal, pelopor popok dengan teknologi inti baru struktur SAP (Super Absorbent Polymer) yang penyerapannya lebih maksimal dari diaper biasa.

Demikian sharing dari saya kali ini, jika ada yang ingin didiskusikan tinggalkan komentar di kolom bagian bawah ini ya Mom, terima kasih.

Jangan lupa ikuti kabar terbaru MAKUKU di Instagramnya ya: @makuku.indonesia.official
TikTok: @makuku.indonesia.official.

fadlimia MAKUKU









24 komentar untuk "Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi"

  1. Jadi terkenang, dulu kalo belanja bulanan di supermarket, pasti paling lama di tempat pampers.
    Dibaca baca dulu keterangan di belakangnya, setiap bulan begitu.
    Dulu belom ada makuku pas kami msh beli pampers buat anak

    BalasHapus
  2. Memang beda ya kak kalo pake teknologi SAP. Jadinya kulit bayi gak bersentuhan sama pipisnya. Kulit bayi pun aman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, ada teknologi SAP nya ya

      Hapus
    2. Iya kak, teknologi terbaru di dunia perpopokan, hehe.
      Dan ini unggulan banget karena kuman gak nyentuh kulit baby..

      Hapus
  3. Kemerdekaan orang tua adalah ketika anak tak lagi pakai Pampers...merdeka!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelum anak lulus toilet training ya pakai diaper juga kan... btw, pampers itu merek pospak lain lho. Harap bijak dalam berkomentar ya.

      Hapus
  4. Diaper Makuku sangat nyaman untuk si kecil ya

    BalasHapus
  5. Ruam popok pastinya gak akan terjadi lagi ya kak, karena Makuku punya SAP Diapers yang daya serapnya bagus dan gak bikin gerah, adik bayi bisa bergerak aktif deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adik bayi bisa lebih aktif dengan diaper berteknologi SAP

      Hapus
  6. MAKUKU memang andalan untuk atasi ruam popok ya bund. Biar anak happy dan gak rewel lagi

    BalasHapus
  7. Namanya anak-anak ya pastinya mau selalu nyaman dalam suasana apapun. Kalo uda kena ruam popok pasti gak nyaman deh. Memang MAKUKU ini jadi idola buibu banget sekarang ya dengan teknologi terkininya.

    BalasHapus
  8. Teknologi Makuku emang keren ya. Nggak bocor lagi.n

    BalasHapus
  9. Makuku nyaman ya krn cepat menyerap, ga bocor samping. Tipis lagi jd gak kayak pake popok

    BalasHapus
  10. Ruam popok memang hal yang dicegah agar tidak terjadi karena bisa bikin bayi rewel enggak karuan

    BalasHapus
  11. Edukatif banget artikelnya, banyak info penting sbg persiapan sebelum jadi orang tua. Hihih. Seru ya, kalau pakai Popok MAKUKU SAP Diapers Slim, bikin anak lebih nyaman dan bebas dari ruam popok

    BalasHapus
  12. Anti gumpal nya itu sudah saya buktikan. Pantas kalau anti ruam secara meski udah basah, permukaan popok tetap kering.

    BalasHapus
  13. Makuku is the best pokoknya. Bebas ruam merah akibat dari iritasi dan lembab. Yang terpenting nyaman bagi si bayi.

    BalasHapus
  14. aku ngerasain banget waktu anak-anak masih baby dan sering ngalamin ruam popok, sayang belum ketemu makuku. but rekomended banget nih untuk new mom yang baru punya baby sebagai hadiah ya

    BalasHapus
  15. Kami pernah mencoba makuku SAP Diapers pada Arsa yang sedang aktif-aktifnya. Dan Alhamdulillah ia merasa nyaman dan kalo jalan tidak gendal-gendol(alias menumpuk cairan di satu sisi pospak. Rata serapannya

    BalasHapus
  16. Makuku SAP Diaper. SAP itu singkatan apa ya Uni Mia? Atau memang itu namanya? Dari packagingnya aja dah ketahuan ini popok premium. Semoga nanti harganya bisa lebih terjangkau. Amiiin.

    BalasHapus
  17. Makuku popok bayi premium ya, bahannya nyaman banget buat bayi. Aku kemarin ikutan pas launching di Medan

    BalasHapus
  18. Terima kasih atas komentarnya, Teman²

    BalasHapus

Pesan dimoderasi, terima kasih telah meninggalkan komentar yang santun. Sebab bisa jadi Anda dinilai dari komentar yang Anda ketikkan.