Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membangun Bisnis Jual Beli Sembako, Begini Caranya!

Sembako atau sembilan bahan pokok adalah kebutuhan utama masyarakat yang terdiri atas sembilan jenis. Sembako terdiri atas beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging, telur ayam, susu, bawang, gas LPG dan minyak tanah, dan garam. Ini merupakan jenis kebutuhan dasar rumah tangga yang setidaknya harus tersedia.

usaha sembako

Karena merupakan kebutuhan pokok, peluang memperoleh keuntungan dari bisnis jual beli sembako terbilang sangat besar. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membuka
usaha sembako, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu sebagai berikut.

Langkah-Langkah Membuka Usaha Sembako

1. Mempersiapkan Modal Secukupnya

Untuk memulai sebuah usaha, Anda membutuhkan modal. Besar modal yang harus disediakan bervariasi, tergantung skala bisnis yang ingin dibangun. Untuk bisnis berskala kecil, Anda bisa menyediakan modal secukupnya. Namun, jika ingin membangun bisnis jual beli sembako dengan skala besar, besar modal juga harus menyesuaikan.

Dalam hal ini, pilihan ada di tangan Anda sebagai pelaku usaha. Hal yang perlu dipahami adalah bahwa keuntungan yang bisa dihasilkan dari modal yang besar biasanya akan lebih besar juga. Namun, tidak perlu khawatir jika harus memulainya dari skala kecil karena bisnis bisa berkembang jika dikelola dengan baik.

2. Mencari Pemasok Sembako yang Berkualitas

Sebelum memulai bisnis jual beli sembako, terlebih dahulu lakukan survei untuk mencari pemasok sembako yang berkualitas. Kriteria pemasok sembako yang harus dipilih adalah menawarkan produk-produk yang berkualitas bagus. 

Selain itu, pemasok juga menyediakan paket lengkap sehingga Anda tidak perlu mencari bahan jualan dari tempat lain.

Pemasok sembako yang menawarkan produk dengan harga kompetitif juga perlu dipertimbangkan. Biasanya, pemasok menawarkan grosir sembako dengan harga yang lebih murah. 

Selain itu, Anda perlu mencari pemasok yang mudah diakses dan memberikan layanan yang baik dan memuaskan.

3. Menyewa Tempat yang Strategis

Lokasi bisnis sangat berpengaruh terhadap perkembangan suatu bisnis. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang ingin membangun usaha jual beli sembako. Berada di tempat yang mudah dijangkau dan cukup ramai akan membuat toko sembako lebih dilirik oleh calon pembeli.

Karena itu, jika memiliki dana yang memadai, cobalah mencari tempat jualan yang strategis. Sebelumnya Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan untuk mengetahui tingkat peluang pembelian di lokasi yang diincar. Salah satu contohnya, mencari tahu apakah masyarakat di sekitarnya sering berbelanja sembako di toko kecil atau justru di supermarket?

4. Rajin Melakukan Promosi

Bisnis tanpa promosi tidak akan berkembang dengan baik. Karena itu, Anda juga perlu menyediakan bujet untuk melakukan promosi. Walaupun bujet terbatas, bukan berarti promosi pasti tidak efektif. Faktor yang membuat promosi efektif adalah kreativitas dalam membuat materinya. Semakin unik promosi tersebut, semakin banyak yang tertarik.

Selain itu, konsistensi melakukan promosi juga sangat berpengaruh. Jangan hanya melakukan promosi sekali dua kali saja. Sebaiknya, jadwalkan promosi usaha Anda secara berkala. Pilih target konsumen yang akan dituju dengan cermat sehingga dampak promosi menjadi lebih optimal.

5. Tertib Mengelola Keuangan

Tips lainnya yang perlu diketahui bagi Anda jika ingin membangun bisnis sembako adalah tertib dalam mengelola keuangan. Catatlah setiap transaksi dengan cermat dan tepat supaya Anda bisa mengeceknya secara berkala. Dari catatan tersebut, Anda juga bisa mengetahui jenis sembako yang paling laris atau sebaliknya.

Dengan catatan keuangan yang lengkap dan teratur, Anda pun bisa mengetahui besar laba yang diperoleh dalam jangka waktu tertentu. Hasil catatan ini bisa membantu Anda mengambil keputusan-keputusan penting bagi perkembangan bisnis Anda walaupun dalam skala kecil.

6. Menyediakan Metode Pembayaran yang Bervariasi

Jika Anda ingin memberikan pelayanan yang lengkap kepada pelanggan, sediakan metode pembayaran yang bervariasi. Bukan hanya pembayaran tunai, Anda juga bisa menyediakan pembayaran secara online, misalnya dengan metode QRIS. Dengan demikian, orang yang berbelanja tidak perlu bingung jika tidak memiliki uang tunai.

7. Menyediakan Pilihan Lengkap

Toko sembako akan menarik pembeli jika dapat menyediakan berbagai pilihan yang bervariasi. Baik dari segi merek yang ditawarkan maupun jenis-jenis bahan pokok yang tersedia. 

Sebagian konsumen ingin berbelanja di satu tempat supaya praktis dan tidak membuang waktu. Jika Anda bisa menyediakan layanan ini, bisnis sembako akan berkembang dengan baik.

8. Menawarkan Harga yang Terjangkau

Harga merupakan faktor yang membuat konsumen memilih berbelanja di suatu tempat. Karena itu, Anda perlu memastikan harga sembako yang dijual tersebut masih dapat bersaing dengan toko lain. Untuk itu, carilah pemasok yang memberikan harga murah, contohnya adalah dengan berbelanja di Mitra Bukalapak.

grosir sembako

Layanan Mitra Bukalapak menyediakan produk dengan jaminan termurah. Selain itu, produk akan diantar pada hari yang sama dengan transaksi. Layanan antar tersebut bersifat gratis. Menariknya lagi, pembayaran transaksi bisa dilakukan secara COD dan terbukti aman.

Kesimpulan

Nah, inilah beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk membangun usaha sembako. Dengan strategi tersebut, Anda bisa mengembangkan bisnis dengan optimal. Selain itu, orang-orang yang berada di sekitar toko akan terbantu dengan ketersediaan bahan-bahan pokok. Ayo, jangan ragu untuk memulai bisnis jual beli sembako sekarang juga.

Salam, 
bukalapak


Posting Komentar untuk "Membangun Bisnis Jual Beli Sembako, Begini Caranya! "